06/08/2025
Photo dari udara.
Detik detik sebelum mendarat di Bayan Lepas, Bandar Udara Antar Bangsa, Penang, Malaysia.
Bukan dari Cockpit, cuma dari jendela pesawat.
Sedikit berkabut, namun hasil jepretan dengan camera hp masih lumayan.
Photo 1 terlihat pangkal Jembatan Pulau Pinang ke Daratan Semenanjung.
Photo 2 dan terakhir terlihat sebuah Bandara Kecik di daratan Semenanjung Malaysia (Bukan Penang/Pulau Pinang).
Photo lainnya memperlihatkan suasana pemukiman tepi pantai Semenanjung dan Pulau Pinang, yang didominasi oleh gedung gedung apartemen.
Malaysia membangun dua jembatan yang menghubungkan Semenanjung dengan Pulau Pinang. Sehingga diujung kedua jembatan menjadi area paforit untuk pemukiman dan wisata berkelas.
Angan-angan awak ni hendak membangun jembatan Selat Sunda, yang menghubungkan Jawa-Sumatera, tak juga menjadi nyata, walau rancangan berbagai versi sudah kerap dibawa mimpi. Sepertinya bukan soal kemampuan anak bangsa. Cuma soal nyali pemimpin kita untuk bersabda,
"Go!", "Laksanakan!"
Asal saja diumumkan dan dibuka Tender Internasional, awak ni yakin seyakin-yakinnya, pasti ada investor sangat berminat. Karena potensi ekonomi "Ja-Suma" ruar biasa. Kelancaran arus logistik dan lalulintas manusia pasti meningkat tremendously. Ini peluang bagi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan keberanian dan ke-ksatriaannya sebagai Jendral **** di masa emasnya.
Sekali lagi, yang diperlukan adalah Keputusan Politik, dan ini bukan "Proyek Mercusuar" tetapi justru Proyek Pro Rakyat dan potensi ekonomi yang dahsyat.
Yang segera terdampak positif tentu saja Banten dan Lampung yang posisinya diujung jembatan Selat Sunda, serta seantero Jawa dan Sumatera.
Kapan lagi Mas Wowo?
Bikin Sejarah d**g.
"Mana dada mu ini dada ku", B**g Karno