11/04/2026
Butiran cinta untuk Baitullah bukan sekadar kata… tapi panggilan jiwa yang seringkali datang diam-diam, lalu menetap di hati paling dalam.
Kadang kita tidak mengerti,
kenapa tiba-tiba dada terasa sesak saat melihat Ka’bah…
kenapa air mata jatuh tanpa sebab saat mendengar kata “Mekkah”…
Mungkin itu bukan rindu biasa.
Itu panggilan.
Bukan tentang siapa yang paling mampu,
tapi siapa yang Allah pilih untuk dimampukan.
Ada yang hartanya berlimpah tapi belum sampai,
ada yang sederhana tapi Allah mudahkan jalannya…
karena yang berangkat ke Baitullah,
bukan yang paling siap…
tapi yang paling diundang.
Bayangkan…
berdiri di depan Ka’bah,
menyebut nama Allah dalam tangis yang tak bisa ditahan,
meminta ampun atas dosa-dosa yang selama ini kita simpan sendiri…
Di sana, tak ada gengsi.
Tak ada jabatan.
Semua sama… hanya hamba yang penuh harap.
Kalau hari ini hatimu bergetar saat membaca ini,
jangan diabaikan…
Siapa tahu itu cara Allah memanggilmu,
pelan… tapi pasti.
Karena sejatinya,
yang rindu itu bukan kamu…
tapi Allah yang ingin kamu datang