08/02/2025
Jembatan Srandakan - Brosot, Riwayatmu Kini
Jembatan Srandakan awalnya merupakan jalur kereta lori (trem) untuk keperluan angkutan Perusahaan Gula (PG) Sewugalur pada 1895.
1925 - 1929
Jembatan mulai dibangun oleh NISM (Netderlandsch Indische Spoorweg Maatschappij). Pada saat itu jembatan mempunyai lebar 1,5 m dan panjang 531 m. Lantainya berupa potongan kayu.
1951
Jembatan di rekondisi menjadi lebar 3,30 m dengan gelagar baja dan lantai gelugu dan kayu jati.
1956
jembatan Srandakan sudah dapat dilewati oleh andong dan mobil.
1962
Lantai kayu jembatan berangur-angsur diganti beton
1985
Dilakukan kembali rekondisi, lebar jembatan ditambah menjadi 5,5 m.
1990-an
Fenomena degradasi dasar sungai Kali Progo, adanya gerusan lokal di sekitar pilar jembatan, dan peningkatan volume lalu lintas.
2000
Jembatan resmi ditutup karena anjloknya pilar jembatan nomor 25 dan 26.
Jumat 07 Februari 2025, Jembatan Srandakan (lama) putus.
Setelah sekian lama Jembatan ini begitu ikonik dengan kerusakaanya, terkahir masih sempat digunakan untuk shooting sebuah film.