30/03/2026
Bangga menjadi bagian dari perjalanan besar dalam pengembangan UMKM halal di Indonesia bersama IKRA Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Industri Kreatif Syariah (IKRA) Indonesia adalah platform yang didirikan oleh Bank Indonesia (BI) bersama para pelaku usaha dan penggiat ekonomi syariah untuk memperkuat ekosistem usaha syariah di Indonesia.
Diluncurkan pada 11 Desember 2018, program ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung yang berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global.
IKRA Indonesia secara spesifik berfokus pada dua sektor utama dalam ekonomi kreatif syariah, yaitu:
โ๏ธ Halal Food: Produk makanan dan minuman yang memenuhi standar kehalalan
โ๏ธ Modest Fashion: Produk fesyen muslim yang mengedepankan estetika sekaligus prinsip syariah
Lebih dari itu, IKRA juga bertujuan untuk mengintegrasikan pelaku usaha lokal ke dalam Global Halal Value Chain (Rantai Nilai Halal Global). Melalui proses kurasi yang ketat, program ini memastikan bahwa setiap produk anggota memiliki standar kualitas tinggi yang siap menembus pasar internasional.
Dalam perjalanan ini, IKM Banua Sidat hadir sebagai salah satu pelaku usaha terpilih dari Sulawesi Tengah yang turut ambil bagian dalam program IKRA Indonesia. Sebagai produsen olahan sidat, Banua Sidat terus berkomitmen menghadirkan produk halal yang berkualitas, inovatif, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.
Melalui IKRA, Banua Sidat mendapatkan banyak pengalaman berharga dalam:
โ๏ธ Penguatan branding dan identitas produk
โ๏ธ Peningkatan kualitas dan standar produk halal
โ๏ธ Strategi pemasaran yang lebih adaptif dan modern
โ๏ธ Akses jejaring bisnis hingga peluang pasar nasional dan global
๐ฌ โIni bukan hanya tentang produk, tetapi tentang bagaimana potensi lokal Sulawesi Tengah dapat dikenal lebih luas dan memberi dampak ekonomi yang nyata.โ
Terima kasih kepada IKRA Indonesia (Khususnya Para Mentor) atas dukungan dan kesempatan yang diberikan. Banua Sidat siap terus melangkah, tumbuh, dan membawa produk lokal menuju pasar dunia.