Persatuan Insinyur Indonesia - PII Cabang Luwu Timur

Persatuan Insinyur Indonesia - PII Cabang Luwu Timur Persatuan Insinyur Indonesia (PII) hadir di Kabupaten Luwu Timur untuk menghimpun dan memfasilitasi para praktisi dan profesional kerekayasaan.

Selamat dan Sukses kepada rekan sejawat kita Ir. Baso Murdin, ST, MT, ACPE, CEA ( Farraza Basmurd ) yg terpilih sebagai ...
11/08/2024

Selamat dan Sukses kepada rekan sejawat kita Ir. Baso Murdin, ST, MT, ACPE, CEA ( Farraza Basmurd ) yg terpilih sebagai Ketua PII Cabang Luwu Timur melalui Musyawarah Cabang PII Luwu Timur pada hari ini Minggu / Ahad, 12 Agustus 2024 di Hotel Mireya, Sorowako.

Ir. Baso Murdin, ST, MT., IPM., ACPE., CEA terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang Persatuan Insinyur Indonesia Cabang Luwu Timur

25/11/2023

Persatuan Insinyur Indonesia - PII Cabang Luwu Timur mengucapkan selamat dan sukses serta turut berbangga kepada PT. Vale Indonesia atas capaian untuk mendapatkan penghargaan sebagai First Runner Up untuk ASEAN Sustainability Energy Challenge 2023 langsung oleh Presiden ASEAN Federation of Engineering Organizations (AFEO), yang saat ini dijabat oleh Ketum PII Bp. Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga, M.Eng.Sc, IPU.

Penghargaan ini diberikan pada 23 November 2023 yang lalu bertepatan dengan pelaksanaan Konferensi AFEO ke 41 di Bali. Capaian ini dianugerahkan atas komitmen kuat PT. Vale Indonesia dalam upaya dekarbonisasi pada operasi pertambangannya melalui roadmap Net Zero Emisssion (NZE).

PII Luwu Timur sangat berbangga atas capaian ini karena sekitar 90% rekan sejawat di Luwu Timur adalah karyawan dan rekanan dari PT. Vale Indonesia tempat para insinyur kami membaktikan diri dalam dunia teknik dan kerekayasaan.

Farraza Basmurd Miyoe Inter suharto Erwin Tandiayuk Budiawansyah Kartadinata

Pelantikan Pengurus 3 Cabang PII di Wilayah Sulsel: Kota Makassar, Kab. Luwu Timur dan Kab Bone"Insinyur Sulawesi Selata...
27/11/2021

Pelantikan Pengurus 3 Cabang PII di Wilayah Sulsel: Kota Makassar, Kab. Luwu Timur dan Kab Bone

"Insinyur Sulawesi Selatan Bersinergi Membangun Bangsa"

Makassar - Sabtu, 27 November 2021, Suasana semarak penuh keakraban dengan tetap mengedepankan Prokes COVID-19 bertempat di Hotel Horison, Room Teratai, sejumlah rekan sejawat Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di 3 cabang wilayah Sulawesi Selatan, yaitu: Kota Makassar, Kab. Luwu Timur dan Kab. Bone melalui kepengurusan masa bakti 2021-2024 menyatakan ikrar di hadapan Ketua Umum PII Pusat Dr. Ir. Heru Dewanto, ST, MSc.(Eng), IPU, AER yang juga dipadukan secara hybrid melalui Zoom.

Kegiatan pelantikan bersama ini menandakan kekompakan para Insinyur Indonesia di wilayah Sulawesi Selatan yang mengusung tema: "Insinyur Sulawesi Selatan Bersinergi Membangun Bangsa".

Untuk PII Cabang Luwu Timur, pelantikan ini didasari oleh SK PII Pusat No. 099/KPP-PII/XI/2021 yang didasarkan pada Keputusan Musyawarah Cabang Luwu Timur No. 031/C/PII/Cab.Lutim/XI/2021 yang telah memilih kembali untuk periode 2021-2024: Ir. Irwan Bachri Syam, ST, IPM, AER sebagai Ketua Cab. Luwu Timur, Ir. Muhtar Wahab, ST sebagai Wakil Ketua dan Ir. Baso Murdin, ST, MT, IPM sebagai Sekretaris serta sejumlah Dewan penasihat, pakar keinsinyuran dan juga perangkat pengurus Bidang-bidang keinsinyuran.

Dalam pelantikan tersebut Ketua Umum PII Pusat, Dr. Ir. Heru Dewanto, ST, MSc.(Eng), IPU, AER berpesan agar amanah ini dapat dijalankan sebaik-baiknya untuk tujuan luhur sesuai kode etik keinsinyuran, melalui Catur Karsa atau 4 Prinsip dasar yang wajib dimiliki oleh Insinyur Indonesia dan Sapta Dharma atau 7 tuntunan sikap dan perilaku insinyur yang merupakan implementasi dari Catur Karsa tadi.

Adapun Ketua PII Cabang Luwu Timur, Ir. Irwan Bachri Syam, ST, IPM, AER juga turut diberi kehormatan untuk memberikan sambutan seraya mensyukuri kepercayaan rekan-rekan sejawatnya di Kab. Luwu Timur yang kembali mengamanahkan nahkoda keinsinyuran ini di daerahnya dan mengupayakan amanah itu berjalan baik dengan program-program kepedulian terhadap kemanusiaan, pengembangan masyarakat serta sumbangsih pemikiran, proyek dan keahlian keinsinyuran yang berarti.

Kegiatan yang berlangsung ini juga dihadiri secara virtual melalui perangkat Zoom oleh sejumlah pengurus cabang di ketiga daerah, terkhusus Ketua Dewan Pakar Cab. Luwu Timur: Ir. Zainuddin Syahril, ST, MT, MM, IPU, AER, Ketua Dewan Penasihat: Ir. Radios Hendrartijanto, ST, MM, IPU, AER, Bendahara : Ir. Danto Joro, ST, IPM, Ketua Bidang Sertifikasi, Akreditasi, Kerjasama Internasional & Keanggotaan: Ir. Andi Panangeang, ST, MT, IPM, Ketua Bidang Insinyur Muda dan Perekrutan Anggota: Ir. Muh. Amirul Wahyi Chairil, ST, IPM, Ketua Bidang Publikasi, Humas dan Dokumentasi: Ir. Erwin Tandiayuk, ST, MT, MM, IPM, Ketua Bisang Hukum, Etik Profesi dan Pengembangan Organisasi: Ir. Asep Suharto, ST, MT, IPM, Ketua Kerjasama Industri, Pendidikan Tinggi, Menengah dan Antar Organisasi: Ir. Febrin Sitorus, ST, MT, IPM, tak lupa didukung penuh oleh seluruh Forum Insinyur Muda ketua: Ir. Muh. Irfan MZ, ST bersama anggota dan pengurus lainnya.

Selepas acara ini dilanjutkan dengan foto bersama dan juga pelaksanaan diskusi ilmiah dengan narasumber dari beberapa praktisi industri dan badan usaha. Semoga melalui acara ini, para insinyur Indonesia secara umum dan juga terkhusus di Sulawesi Selatan semakin memantapkan diri dalam persaingan global, terutama melahirkan pemikir, pencetus ide, pencetus kreativitas, inventor dan juga pelaku insinyur profesional yang unggul di bidangnya, mampu bersaing di tingkat internasional. Hal ini bukan suatu kebetulan, karena berdasarkan data yang dihimpun dari PII Pusat, Provinsi Sulawesi Selatan menempati peringkat 4 Nasional sebagai wilayah dengan jumlah Insinyur aktif terbanyak, dengan total 1.322 orang dari total 18.468 se- Indonesia. Adapun di Sulawesi Selatan sendiri, Kabupaten Luwu Timur menempati urutan ke-2 setelah kota Makassar dengan jumlah insinyur aktif 189 orang, non aktif atau yang sementara dalam pengurusan keanggotaan sejumlah 268 orang. Potensi ini memberikan sisi strategis SDM Luwu Timur di Sulawesi Selatan, apalagi Luwu Timur menjadi salah satu zona terbesar dengan potensi industri pertambangannya yang menjadi salah satu aset vital nasional. [ET]

Breaking News:Selamat dan sukses untuk terpilihnya kembali di periode kedua: Bapak Ir. Irwan Bachri Syam, ST, IPM, Asean...
23/10/2021

Breaking News:
Selamat dan sukses untuk terpilihnya kembali di periode kedua: Bapak Ir. Irwan Bachri Syam, ST, IPM, Asean Eng. selaku Ketua PII Cabang Luwu Timur, juga kepada semua rekan-rekan sejawat yang akan melanjutkan suksesi kepengurusan masa bakti 2021-2024

LUWU TIMUR — Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Luwu Timur berlangsung di […]

"Kita akan upayakan semaksimal mungkin agar semua Insinyur Profesional di Luwu Timur bisa memenuhi requirement agar mend...
13/03/2020

"Kita akan upayakan semaksimal mungkin agar semua Insinyur Profesional di Luwu Timur bisa memenuhi requirement agar mendapatkan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) sebagai salah satu persyaratan perundang-undangan."

Demikian salah satu butir komitmen dalam Pertemuan Tahunan yang dilakukan oleh para Pengurus Pimpinan Cabang Persatuan Insinyur (PII) di Kab. Luwu Timur, yang dihelat pada Rabu, 11 Maret 2020 yang lalu di Lusiana Hotel, Sorowako.

Di sela-sela diskusi tersebut, selain dihadiri juga oleh anggota FAM Cabang Luwu Timur sebagai elemen dari PII, kegiatan ini juga merupakan bentuk ucapan syukur atas penganugerahan Dr. Ir. Irwan Usman, MM, IPU sebagai Insinyur Profesional Utama yg pertama di Luwu Timur dan juga ke-2 di Sulawesi Selatan.

Agenda lainnya adalah rencana implementasi UU Keinsinyuran dan produk peraturan turunannya yang perlu disosialisasikan baik kepada manajemen industri, kontraktor, dinas kepemerintahan, para insinyur dan pemegang ijazah Sarjana Teknik, termasuk rencana ke depan untuk memantapkan kaderisasi, memperbanyak pelatihan, sharing knowledge baik bagi insinyur, mahasiswa hingga pada tataran pelajar di sekolah-sekolah untuk mendapatkan gambaran profesi keinsinyuran dengan persepsi yang baik.

Sukses selalu Insinyur Indonesia!

Untuk menjadi himbauan kepada seluruh rekan sejawat insinyur yang berhimpun di wilayah Luwu Timur, selain PSPPI yang dij...
09/03/2018

Untuk menjadi himbauan kepada seluruh rekan sejawat insinyur yang berhimpun di wilayah Luwu Timur, selain PSPPI yang dijalankan oleh Perguruan Tinggi, program RPL juga merupakan amanat dari UU No. 11 Tahun 2014 Tentang Keinsinyuran.
Sebagian besar insinyur di Luwu Timur sdh berprofesi di atas 3 tahun dan banyak p**a yang sudah terdaftar sebagai Insinyur Profesional yang seharusnya tidak perlu lagi mengikuti PSPII, melainkan mengikuti RPL saja.

Atas Nama PII Cabang Luwu Timur mengucapkan:DIRGAHAYU UNTUK KITA SEMUA, PARA REKAN SEJAWAT INSINYUR INDONESIA DIMANAPUN ...
23/05/2017

Atas Nama PII Cabang Luwu Timur mengucapkan:
DIRGAHAYU UNTUK KITA SEMUA, PARA REKAN SEJAWAT INSINYUR INDONESIA DIMANAPUN KITA BERADA
Dalam Hari Jadi PII ke-65 (1952-2017)

Semoga setiap dedikasi dan kiprah profesional Insinyur Indonesia membawa berkah bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia menuju NKRI yang maju.

Salam Insinyur.

Kesempatan langka kembali diadakan: LSIP (Lokakarya Sertifikasi Insinyur Profesional), bertempat di Tanjung Selor (Kalim...
17/01/2017

Kesempatan langka kembali diadakan: LSIP (Lokakarya Sertifikasi Insinyur Profesional), bertempat di Tanjung Selor (Kalimantan Utara).
Pada Sabtu-Minggu, 04-05 Februari 2017.
Keterangan selengkapnya pada brosur berikut.
Daftarkan diri anda segera bagi para Sarjana Teknik dan Sarjana Pertanian di Kalimantan Utara dan sekitarnya.

KIPRAH PERSATUAN INSINYUR UNDONESIA CAB. LUWU TIMUR (PII LUTIM) DI KANCAH INTERNASIONAL (CAFEO 34), PALAWAN, FILIPINA, 2...
15/12/2016

KIPRAH PERSATUAN INSINYUR UNDONESIA CAB. LUWU TIMUR (PII LUTIM) DI KANCAH INTERNASIONAL (CAFEO 34), PALAWAN, FILIPINA, 21 – 24 NOVEMBER 2016

Setelah sukses diadakan di Penang Malaysia tahun lalu, kali ini Konferensi Insinyur se-Asia Tenggara (CAFEO) kembali dilaksanakan, namun untuk kali ini giliran Philippine Technological Council (PTC) sebagai tuan rumah. Bertempat di City State Asturias Hotel Palawan, Pilipina. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 21 – 24 November 2016 dan dihadiri sekitar 1000-an peserta dari 10 Negara di Asia Tenggara termasuk beberapa negara undangan yaitu Jepang, Korea Selatan, Hong Kong dan Taiwan. CAFEO sendiri merupakan singkatan dari Conference of ASEAN Federation of Engineering Organizations dan merupakan event skala internasional yang diadakan regular setiap tahun oleh ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO) dimana ke 10 negara ASEAN akan bergantian menjadi host atau tuan rumah.

Untuk Luwu Timur, keikutsertaan kali ini merupakan yang pertama kali di kancah internasional. PII sendiri mengirim sekitar 49 orang delegasi ke Filipina, di mana kami dari Luwu Timur berjumlah sekitar 6 orang. Yang terdiri dari :

1. Sekertaris PII Luwu Timur: Ir. Baso Murdin, ST, IPP (FB: Farrazari Basmurd)
2. Wakil Ketua I PII Luwu Timur: Ir. Ery Yulius Elvys, ST, M.Eng, IPM (FB: Eri Yelvys)
3. Wakil Ketua II PII Luwu Timur: Ir. Asep Suharto, ST, IPM (FB: Suharto)
4. Kordinator Bidang Energi dan Pembangkitan PII Luwu Timur: Ir. Zainuddin, ST, MM, IPM (FB: Zainuddin Syahril)
5. Kordinator Bidang IT & Telekomunikasi PII Luwu Timur: Ir. Asrul Gani Gaffar, ST, IPM (FB: Gaffar)
6. Kordinator Bidang Pelatihan & Sertifikasi PII Luwu Timur: Ir. Andi Panangeang, ST, IPM (FB: Anang Shikamaru)

Namun yang paling membanggakan adalah kami dari Luwu Timur juga terpilih sebagai pembicara utama (main speaker) pada sesi technical presentation, jadi bukan hanya sebagai peserta saja. Tugas sebagai pembicara utama bukan serta merta kami ditunjuk namun karena kami berhasil mengirim 4 buah technical paper dan berhasil lolos seleksi untuk dipresentasekan. Adapun ke 4 buah paper tersebut, diantaranya adalah:

(1)
Judul Paper: “The Art of Developing Procurement Strategies in Mining Industry (a Case Study in PT Vale Indonesia, Tbk)”
Team pemateri/penulis: Ir.Abu Ashar,MM, IPM dan Ir.H.Irwan Usman,ST,MM

(2)
Judul Paper: “Cast Iron by Cold Welding Method on Full-Vane Compressor Housing (a case study in Utilities Department PT. Vale Indonesia)”
Team pemateri/penulis: Ir. Asep Suharto,ST, IPM dan Ir.H.Zainuddin, MM, IPM

(3)
Judul Paper: “Energy Billing System as a Solution to Energy Management (a Case study in Utilities Department PT. Vale Indonesia)”
Team pemateri/penulis: Ir. Asrul Gani ST, IPM, Ir. Andi Panangeang,ST, IPM dan Ir. Baso Murdin,ST, IPP

(4)
Judul Paper: “Production Capability Enhancement of Conventional Machine by Retrofit to CNC system Method”
Team pemateri/penulis: Ir. Eri Yulius Elvys, M.Eng, IPM dan Ir.H.Irwan Usman, ST,MM

Namun dari ke 4 paper di atas, kami hanya mengirim 3 paper disebabkan dua orang pemateri yaitu Pak Abu Ashar dan Pak Irwan Usman tidak dapat berpartisipasi dikarenakan kesibukan mereka, namun hal ini tidak sedikitpun menyurutkan niat kami untuk tetap berangkat.

Meskipun banyak kendala, akhirnya hari keberangkatan yang ditunggupun tiba. Minggu pagi 20 November 2016 jam 06.30, kami start dari bandara Sorowako dan tiba di Bandara Internasional Puerto Princesa di Palawan Filipina Senin pagi 21 November 2016 jam 09.00 waktu setempat. Kok bisa lama sekali? Yup, kalau ditotal perjalanannya menyita waktu sekitar 27 jam, terbayang kan bagaimana capeknya. Ya, kami harus melewati 5 penerbangan, dimulai dari Sorowako - Makassar, kemudian Makassar – Jakarta dilanjutkan Jakarta – Kuala Lumpur, Kuala Lumpur – Manila dan Terakhir Manila – Puerto Princesa yang memakan waktu sekitar 1 jam setengah dari Nino Aquino International Airport di Manila.

Palawan sebenarnya adalah nama sebuah p**au yang sekaligus provinsi di Filipina. Secara geografis dia berada di utara Sabah, Malaysia dan di bagian barat Laut Sulu. Ibukota Palawan adalah Puerto Princesa. Kalau pernah mendengar pantai El Nido yang mirip dengan Raja Ampat atau underground river yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia (7 wonders), yup, di sanalah tempatnya. Kita kembali ke kegiatan inti, setelah tiba di bandara Puerto Princesa kami pun dijemput oleh jemputan hotel dan dibawa ke hotel BWP Ivywall (salah satu hotel terbaik di sana) untuk menaruh barang bawaan. Tanpa membuang banyak waktu, setelah menaruh barang dan membersihkan diri, kami pun bergegas menuju ke lokasi CAFEO diadakan yakni di hotel Citystate Asturias untuk melakukan registrasi dan pengambilan kit seminar.

Hari Pertama, Senin 21 November 2016

CAFEO sendiri terdiri dari beberapa rangkaian acara di mana pada hari pertama lebih banyak diisi dengan kegiatan registrasi peserta serta beberapa diskusi group seperti: Energy Networking Group session,Environmental Working Group with FEIAP, Sustainable Cities Working Group, sesi Disaster Preparedness Working Group dan beberapa sesi group lainnya kemudian dilanjutkan dengan AFEO Welcoming Dinner pada malam harinya.

Hari kedua, Selasa 22 November 2016

Pembukaan secara resmi CAFEO ke-34 dilakukan pada hari kedua, diawali dengan menghadirkan beberapa opening speech dari Organizing Committee dan pengurus PTC yang diwakili oleh Engr. Cesar S de la Cruz, ASEAN Eng, PFellow dan Presiden PTC Federico A. Monsada, Meng., ASEAN Eng. Kemudian sesi berikutnya dilanjutkan dengan Country Report menghadirkan masing-masing Presiden dari Organisasi Keinsinyuran di setiap Negara ASEAN termasuk Indonesia yang diwakili langsung oleh Ketua PII bapak Dr. Ir. Hermanto Dardak, Msc, IPU. Beliau dalam laporannya mempresentasekan kondisi terkini negara Indonesia saat ini dari sisi pertumbuhan ekonomi termasuk pendapatan per kapita masyarakat Indonesia dan juga pemaparan tentang program infrastruktur energi dan logistik di Indonesia yang akan menyerap biaya lebih dari 5000 Trilyun sampai dengan Tahun 2040.

Kami awalnya berpikir bahwa CAFEO kali ini akan dibuka oleh presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte, yang di tanah air cukup sering menghiasi halaman koran nasional, namun sayangnya hal itu tidak terjadi padahal keinginan melihat sosok fenomenal tersebut cukup menggebu.

Sesi siang pada hari ini terdiri dari sesi technical paper presentation, YEAFEO Country Report, WE-AFEO Country Report dan AER meeting. Pada sesi technical paper presentation, tiga delegasi Luwu Timur yaitu Ir. Asep Suharto, ST, IPM, Ir. Zainuddin, ST, MM, IPM dan Ir Ery Yulius Elvys, M.Eng, IPM tampil dan sukses membawakan paper mereka dengan baik.Myanmar

Hari ketiga, Rabu 23 November 2016

Di sesi pagi di hari ketiga dimulai dengan lanjutan sesi technical paper, dimana saya, Ir. Asrul Gani Gaffar, ST, IPM dan Ir. Baso Murdin, ST, IPP tampil sebagai presenter untuk membawakan paper kami. Meskipun ada sedikit kendala teknis di awal namun kami sukses membawakan materinya, bahkan beberapa peserta dari negara lain yang belum merasa puas mendatangi kami langsung untuk memperoleh penjelasan yang lebih detail, hal itu menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang hadir terhadap topik yang kami bawakan. Selain sesi technical presentation masih ada sesi lainnya yang berlangsung di ruangan yang berbeda yaitu business networking session dan beberapa group meeting lainnya.

Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan malam penutupan CAFEO 34 sekaligus penganugerahan Honorary and ASEAN Engineering Achievement Awards 2016. Terlihat beberapa Insinyur dari Indonesia yang hadir yang berhasil meraih award di tingkat ASEAN ini antara lain: Ir. Djoko Winarno – CEO PT Cipta Energy Lestari, Ir. Unggul Cariawan – Chairman Supervisory Board of Jasa Marga Pension Fund dan Ir. Siti Wahyuna Bintari, CEO PT Citra Buana Selaras, ketiganya berhasil meraih ASEAN Honorary Fellow Awards. Sedangkan Ir. Abdus Somad Arief, Director of Telecommunication Unit, PT Telkom Indonesia, Prof. Dr. Ir. H. M. Saleh Pallu, M. Eng, Rector of Universitas Bosowa juga Mantan Ketua PII Sulawesi Selatan dan Prof. Dr. Ir. Rizal Z. Tamin – Wakil Ketua Badan Pelaksana Program Insinyur Profesional, ketiganya berhasil meraih AFEO Honorary Membership Awards.

Pada kesempatan kali ini , dua orang delegasi Indonesia dari PII cab. Makassar yaitu Ir. Zakir Sabara dan Ir. Taufik Nur juga berhasil meraih dua medali ASEAN Engineer Register. AER atau ASEAN Engineer Register adalah sertifikasi Insinyur tingkat ASEAN yang dikeluarkan oleh Federasi keinsinyuran di ASEAN atau AFEO.

Selain penutupan CAFEO, malam ini juga merupakan cultural night atau malam budaya dimana peserta tiap negara mengenakan kostum ciri khas negara mereka. Setelah penampilan tiap-tiap negara membawakan lagu tradisional masing-masing, acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan estafet secara simbolis kepada Thailand yang akan menjadi tuan rumah CAFEO 35 November tahun depan yang disambut dengan tepuk tangan meriah para peserta.

Hari keempat, Kamis 24 November 2016

Esok harinya diisi dengan sesi Technical & Cultural Visit ke salah satu destinasi wisata di Palawan yaitu Honda Bay. Honda Bay berjarak sekitar 30 Km dari Hotel citystate Asturias. Tidak banyak kegiatan yang dilakukan di sini, peserta hanya mengunjungi penangkaran bintang laut dan ada juga beberapa peserta yang memanfaatkan waktu dengan berenang ataupun jalan-jalan saja. Sepertinya panitia memanfaatkan momen CAFEO untuk memperkenalkan destinasi wisata mereka ke para peserta CAFEO kali ini. Sesi tour berakhir setelah makan siang dan kami pun dijemput untuk kembali ke hotel untuk istirahat dan packing karena esok paginya pesawat sudah menunggu kami di Puerto princesa international airport untuk membawa kami p**ang ke Tanah Air.

Itulah sedikit pengalaman kami menjadi delegasi PII cabang Luwu Timur di ajang CAFÉO34 di Filipina, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi buat teman-teman insinyur yang lain khususnya di Luwu Timur. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua pihak yang telah membantu kami berpartisipasi pada kegiatan ini.

Maju Terus PII Lutim, sampai ketemu kembali di Bangkok Thailand tahun depan!

Reportase oleh Ir. Andi Panangeang, ST, IPM – Kordinator Bid. Pelatihan dan Sertifikasi PII Luwu Timur yang juga merupakan salah satu delegasi PII Luwu Timur di CAFEO 34.
Editor oleh Ir. Erwin Tandiayuk, ST, MM - Koordinator Bid. Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan PII Luwu Timur.

REKOR BARU PII LUWU TIMUR DI BALIK RAPAT PIMPINAN NASIONAL (RAPIMNAS) PII 2016PII Lutim - Jakarta, sejak kemarin hingga ...
11/10/2016

REKOR BARU PII LUWU TIMUR DI BALIK RAPAT PIMPINAN NASIONAL (RAPIMNAS) PII 2016

PII Lutim - Jakarta, sejak kemarin hingga hari ini, Senin-Selasa 10-11 Oktober 2016 Pengurus Pusat Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang diadakan di Hotel Royal Kuningan di Bilangan Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Sebelumnya acara telah dibuka oleh Menristek dan juga dihadiri oleh Menperin dan MenPUPR. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari perguruan tinggi, tercatat beberapa rektor hadir dalam kegiatan ini, pelaku industri, pengurus PII Cabang serta Wilayah.

PII Luwu Timur sendiri hadir dengan membawa personil dari kepengurusan cabang sebanyak 13 orang. Nama harum Luwu Timur kembali mencuat dengan pengumuman munculnya nama-nama para Insinyur Profesional Madya (IPM) baru yang berasal dari Luwu Timur dengan jumlah terbanyak, diantaranya sekitar 30 orang.

Saat ini kegiatan masih tengah berlangsung untuk membahas tema utama "Tantangan Penerapan UU Keinsinyuran dalam Melaksanakan Kerjasama Program Profesi Insinyur" yang menghadirkan pembicara, pembahasan aturan-aturan serta koordinasi antara perguruan tinggi dan PII, baik di cabang atau wilayah sebagai pelaksana peraturan yang hadir.

Mari kita dukung Persatuan Insinyur Indonesia sebagai wadah yang majukan, memprofesionalkan, mensejahterakan dan mengayomi setiap insinyur yang ada di Indonesia termasuk mengatur insinyur asing sehingga tidak merongrong eksistensi insinyur "pribumi".

Di hari yang penuh limpah berkah ini, PII Luwu Timur menghaturkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H, M...
06/07/2016

Di hari yang penuh limpah berkah ini, PII Luwu Timur menghaturkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1437 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

PII LUWU TIMUR SEMAKIN BERKOMITMEN DALAM PEMBANGUNAN LEWAT SERTIFIKASI & MOU. Nampaknya ada sesuatu yang berbeda di Aula...
26/05/2016

PII LUWU TIMUR SEMAKIN BERKOMITMEN DALAM PEMBANGUNAN LEWAT SERTIFIKASI & MOU.

Nampaknya ada sesuatu yang berbeda di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu Timur di Malili pada Sabtu, 21 Mei 2016 yang lalu, dimana ditandai dengan kehadiran 114 peserta dari PNS dan Pegawai Swasta yang mengikuti “Program Pembinaan Insinyur Profesional (PPPI) dan Workshop Sertifikasi Insinyur Profesional (SIP)” secara bertahap. Acara tersebut diawali dengan laporan Ketua Panitia, Ir. Ichsan Sahlan yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momen terbaik untuk mengembangkan profesionalisme Sarjana Teknik dan Sarjana Pertanian untuk menjadi “insinyur” yang sepenuhnya.
Adapun Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Luwu Timur, Dr.(Cand) Ir. Irwan Usman, MM dalam sambutannya menyampaikan kebanggaan tersendiri bahwa PII Cabang Luwu Timur adalah termasuk PII Cabang yang kini dikenal sangat aktif dengan memiliki Insinyur Profesional Pratama (IPP) dan Insinyur Profesional Madya (IPM) yang cukup banyak. Selain itu, PII Cabang Luwu Timur pun sudah siap maju mendukung implementasi Program Profesi Insinyur bagi para Sarjana Teknik dan Sarjana Pertanian yang akan diadakan di dua Perguruan Tinggi di Makassar yaitu Unhas dan UMI. Dukungan itu disampaikan dengan menyiapkan tenaga para insinyur profesional dari PII Cabang Luwu Timur sebagai kandidat pembimbing praktik lapangan di tempat industri-industri yang ditunjuk. Senada dengan itu, Ir. Rudy Purwondho, M.Sc., IPM mewakili PII Pusat menyampaikan apresiasi atas apa yang dilakukan oleh Pemkab Luwu Timur yang memiliki Bupadi dan Wakil Bupatid ari kalangan “insinyur” untuk mendukung keberlangsungan serta eksistensi PII di kabupatennya. Selain itu, PII Pusat menilai kerja keras dari PII Cabang Luwu Timur dapat menjadi contoh baik bagi PII di tempat lain, di mana bersama-sama dengan Pemkabnya melakukan sinergitas untuk berkontribusi dalam pembangunan untuk menyongsong MEA.
Bupati Luwu Timur, Ir. H. Muh. Thorig Husler juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian para insinyur di wilayahnya dan bahkan meyakinkan bahwa implementasi UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran dapat diimplementasikan dalam peraturan-peraturan di daerah. Lanjutnya, "Saya akan segera menginstruksikan melalui Dinas dan SKPD terkait bahwa hanya Insinyur yang tersertifikasi oleh PII yang bisa menjalankan praktik keteknikan. Adapun review serta peninjauan pekerjaan keteknikan harus disetujui oleh insinyur yang tersertifikasi tersebut, baik itu kontraktor, perusahaan maupun instansi yang mengerjakan pekerjaan kerekayasaan harus memiliki Insinyur Profesional tersertifikasi. Persyaratan ini sudah jelas dan tidak perlu yang lain, cukup syarat itu saja, karena kita punya kepercayaan yang besar dari kompetensi yang dimiliki oleh anggota PII."
Di akhir upacara pembukaan, juga dilakukan acara puncak yaitu penandatanganan MOU antara Pemkab Luwu Timur dan PII Cabang Luwu Timur yang diwakili oleh Bupati Luwu Timur dan Ketua PII Cabang Luwu Timur mengenai “Pemberdayaan Sumber Daya Anggota PII Cabang Luwu Timur untuk memberi bantuan Teknis dan Keahlian Keinsinyuran dalam Mendukung Pembangunan di Kabupaten Luwu Timur”. Dalam kesempatan tersebut, penganugerahan Insinyur Profesonal Pratama (IPP) Insinyur Profesional Madya (IPM) di Luwu Timur dan yang telah disertifikasi oleh PII Pusat diwakili secara simbolis oleh Ir. Abdul Muis, IPP dan Ir. Eri Yulius Elvys, M.Eng.,IPM. Dengan demikian saat ini sudah ada lebih dari 40-an insinyur yang sudah menyandang IPP dan IPM serta total ada 386 orang sarjana teknik dan pertanian yang sudah diberi pengakuan profesi “insinyur “ oleh PII Pusat melalui P3I sejak PII Luwu Timur berdiri, lanjut Ir. Erwin Tandiayuk, MM selaku Ketua Bidang Keanggotaan & Pengembangan Insinyur PII Cabang Luwu Timur.

Acara yang dikemas dalam dua hari tersebut pada hari pertama PPPI dipandu oleh tim dari PII Pusat yaitu Ir. Ngadiyanto, SE, IPM dan Ir. Rudy Purwondho, M.Sc., IPM dan dari PII Cabang makassar yaitu Dr.(Eng.) Ir. Muh. Rusman, MT, IPM mengetengahkan materi-materi yang menunjang pelaksanaan sertifikasi insinyur dan sosialisasi implementasi UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Acara yang didukung oleh Forum Anggota Muda (FAM) PII Luwu Timur yang baru terbentuk ini memang kelihatan kontras dengan kehadiran para insinyur muda yang dipersiapkan untuk melanjutkan estafet pembangunan. “Semoga dengan adanya keterlibatan para insinyur muda dan Sarjana Teknik dalam lingkup FAM PII dapat memacu mereka untuk lebih profesional”, imbuh Ir. Muh. Amirul W. Chairil, IPM selaku ketua FAM PII.
Rangkaian kegiatan workshop sertifikasi Insinyur ditutup di hari ke dua dengan pemateri oleh Ir. Eri Yulius Elvys, M.Eng.,IPM. dan Ir. Andi Panangeang, IPM mengetengahkan panduan dan tutorial serta praktik langsung pengisian Form Aplikasi Insinyur Profesional (FAIP) yang berisikan pengump**an portofolio masing-masing insinyur untuk dapat di-review oleh Dewan Penilai Badan Kejuruan masing-masing di PII Pusat. Untuk saat ini insinyur profesional yang tersertifikasi terbanyak ditempati oleh Jurusan Sipil, yang kedua ditempati oleh Jurusan Mesin.

Selanjutnya, kita tunggu kiprah PII Cabang Luwu Timur selanjutnya untuk mengaplikasikan hasil MOU yabng sudah ditandatangani bersama dengan PemKab Luwu Timur. Semoga kiprah insinyur semakin menunjukkan bukti konkret dalam melaksanakan janji kode etik seturut Catur Karsa dan Dasa Dharma Insinyur Indonesia.

Bravo PII.

Address

Jl. Ontini No.01, Sorowako, Kec. Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan
Soroako
92983

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Persatuan Insinyur Indonesia - PII Cabang Luwu Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share