15/12/2016
KIPRAH PERSATUAN INSINYUR UNDONESIA CAB. LUWU TIMUR (PII LUTIM) DI KANCAH INTERNASIONAL (CAFEO 34), PALAWAN, FILIPINA, 21 – 24 NOVEMBER 2016
Setelah sukses diadakan di Penang Malaysia tahun lalu, kali ini Konferensi Insinyur se-Asia Tenggara (CAFEO) kembali dilaksanakan, namun untuk kali ini giliran Philippine Technological Council (PTC) sebagai tuan rumah. Bertempat di City State Asturias Hotel Palawan, Pilipina. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 21 – 24 November 2016 dan dihadiri sekitar 1000-an peserta dari 10 Negara di Asia Tenggara termasuk beberapa negara undangan yaitu Jepang, Korea Selatan, Hong Kong dan Taiwan. CAFEO sendiri merupakan singkatan dari Conference of ASEAN Federation of Engineering Organizations dan merupakan event skala internasional yang diadakan regular setiap tahun oleh ASEAN Federation of Engineering Organization (AFEO) dimana ke 10 negara ASEAN akan bergantian menjadi host atau tuan rumah.
Untuk Luwu Timur, keikutsertaan kali ini merupakan yang pertama kali di kancah internasional. PII sendiri mengirim sekitar 49 orang delegasi ke Filipina, di mana kami dari Luwu Timur berjumlah sekitar 6 orang. Yang terdiri dari :
1. Sekertaris PII Luwu Timur: Ir. Baso Murdin, ST, IPP (FB: Farrazari Basmurd)
2. Wakil Ketua I PII Luwu Timur: Ir. Ery Yulius Elvys, ST, M.Eng, IPM (FB: Eri Yelvys)
3. Wakil Ketua II PII Luwu Timur: Ir. Asep Suharto, ST, IPM (FB: Suharto)
4. Kordinator Bidang Energi dan Pembangkitan PII Luwu Timur: Ir. Zainuddin, ST, MM, IPM (FB: Zainuddin Syahril)
5. Kordinator Bidang IT & Telekomunikasi PII Luwu Timur: Ir. Asrul Gani Gaffar, ST, IPM (FB: Gaffar)
6. Kordinator Bidang Pelatihan & Sertifikasi PII Luwu Timur: Ir. Andi Panangeang, ST, IPM (FB: Anang Shikamaru)
Namun yang paling membanggakan adalah kami dari Luwu Timur juga terpilih sebagai pembicara utama (main speaker) pada sesi technical presentation, jadi bukan hanya sebagai peserta saja. Tugas sebagai pembicara utama bukan serta merta kami ditunjuk namun karena kami berhasil mengirim 4 buah technical paper dan berhasil lolos seleksi untuk dipresentasekan. Adapun ke 4 buah paper tersebut, diantaranya adalah:
(1)
Judul Paper: “The Art of Developing Procurement Strategies in Mining Industry (a Case Study in PT Vale Indonesia, Tbk)”
Team pemateri/penulis: Ir.Abu Ashar,MM, IPM dan Ir.H.Irwan Usman,ST,MM
(2)
Judul Paper: “Cast Iron by Cold Welding Method on Full-Vane Compressor Housing (a case study in Utilities Department PT. Vale Indonesia)”
Team pemateri/penulis: Ir. Asep Suharto,ST, IPM dan Ir.H.Zainuddin, MM, IPM
(3)
Judul Paper: “Energy Billing System as a Solution to Energy Management (a Case study in Utilities Department PT. Vale Indonesia)”
Team pemateri/penulis: Ir. Asrul Gani ST, IPM, Ir. Andi Panangeang,ST, IPM dan Ir. Baso Murdin,ST, IPP
(4)
Judul Paper: “Production Capability Enhancement of Conventional Machine by Retrofit to CNC system Method”
Team pemateri/penulis: Ir. Eri Yulius Elvys, M.Eng, IPM dan Ir.H.Irwan Usman, ST,MM
Namun dari ke 4 paper di atas, kami hanya mengirim 3 paper disebabkan dua orang pemateri yaitu Pak Abu Ashar dan Pak Irwan Usman tidak dapat berpartisipasi dikarenakan kesibukan mereka, namun hal ini tidak sedikitpun menyurutkan niat kami untuk tetap berangkat.
Meskipun banyak kendala, akhirnya hari keberangkatan yang ditunggupun tiba. Minggu pagi 20 November 2016 jam 06.30, kami start dari bandara Sorowako dan tiba di Bandara Internasional Puerto Princesa di Palawan Filipina Senin pagi 21 November 2016 jam 09.00 waktu setempat. Kok bisa lama sekali? Yup, kalau ditotal perjalanannya menyita waktu sekitar 27 jam, terbayang kan bagaimana capeknya. Ya, kami harus melewati 5 penerbangan, dimulai dari Sorowako - Makassar, kemudian Makassar – Jakarta dilanjutkan Jakarta – Kuala Lumpur, Kuala Lumpur – Manila dan Terakhir Manila – Puerto Princesa yang memakan waktu sekitar 1 jam setengah dari Nino Aquino International Airport di Manila.
Palawan sebenarnya adalah nama sebuah p**au yang sekaligus provinsi di Filipina. Secara geografis dia berada di utara Sabah, Malaysia dan di bagian barat Laut Sulu. Ibukota Palawan adalah Puerto Princesa. Kalau pernah mendengar pantai El Nido yang mirip dengan Raja Ampat atau underground river yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia (7 wonders), yup, di sanalah tempatnya. Kita kembali ke kegiatan inti, setelah tiba di bandara Puerto Princesa kami pun dijemput oleh jemputan hotel dan dibawa ke hotel BWP Ivywall (salah satu hotel terbaik di sana) untuk menaruh barang bawaan. Tanpa membuang banyak waktu, setelah menaruh barang dan membersihkan diri, kami pun bergegas menuju ke lokasi CAFEO diadakan yakni di hotel Citystate Asturias untuk melakukan registrasi dan pengambilan kit seminar.
Hari Pertama, Senin 21 November 2016
CAFEO sendiri terdiri dari beberapa rangkaian acara di mana pada hari pertama lebih banyak diisi dengan kegiatan registrasi peserta serta beberapa diskusi group seperti: Energy Networking Group session,Environmental Working Group with FEIAP, Sustainable Cities Working Group, sesi Disaster Preparedness Working Group dan beberapa sesi group lainnya kemudian dilanjutkan dengan AFEO Welcoming Dinner pada malam harinya.
Hari kedua, Selasa 22 November 2016
Pembukaan secara resmi CAFEO ke-34 dilakukan pada hari kedua, diawali dengan menghadirkan beberapa opening speech dari Organizing Committee dan pengurus PTC yang diwakili oleh Engr. Cesar S de la Cruz, ASEAN Eng, PFellow dan Presiden PTC Federico A. Monsada, Meng., ASEAN Eng. Kemudian sesi berikutnya dilanjutkan dengan Country Report menghadirkan masing-masing Presiden dari Organisasi Keinsinyuran di setiap Negara ASEAN termasuk Indonesia yang diwakili langsung oleh Ketua PII bapak Dr. Ir. Hermanto Dardak, Msc, IPU. Beliau dalam laporannya mempresentasekan kondisi terkini negara Indonesia saat ini dari sisi pertumbuhan ekonomi termasuk pendapatan per kapita masyarakat Indonesia dan juga pemaparan tentang program infrastruktur energi dan logistik di Indonesia yang akan menyerap biaya lebih dari 5000 Trilyun sampai dengan Tahun 2040.
Kami awalnya berpikir bahwa CAFEO kali ini akan dibuka oleh presiden Filipina Rodrigo Roa Duterte, yang di tanah air cukup sering menghiasi halaman koran nasional, namun sayangnya hal itu tidak terjadi padahal keinginan melihat sosok fenomenal tersebut cukup menggebu.
Sesi siang pada hari ini terdiri dari sesi technical paper presentation, YEAFEO Country Report, WE-AFEO Country Report dan AER meeting. Pada sesi technical paper presentation, tiga delegasi Luwu Timur yaitu Ir. Asep Suharto, ST, IPM, Ir. Zainuddin, ST, MM, IPM dan Ir Ery Yulius Elvys, M.Eng, IPM tampil dan sukses membawakan paper mereka dengan baik.Myanmar
Hari ketiga, Rabu 23 November 2016
Di sesi pagi di hari ketiga dimulai dengan lanjutan sesi technical paper, dimana saya, Ir. Asrul Gani Gaffar, ST, IPM dan Ir. Baso Murdin, ST, IPP tampil sebagai presenter untuk membawakan paper kami. Meskipun ada sedikit kendala teknis di awal namun kami sukses membawakan materinya, bahkan beberapa peserta dari negara lain yang belum merasa puas mendatangi kami langsung untuk memperoleh penjelasan yang lebih detail, hal itu menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang hadir terhadap topik yang kami bawakan. Selain sesi technical presentation masih ada sesi lainnya yang berlangsung di ruangan yang berbeda yaitu business networking session dan beberapa group meeting lainnya.
Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan malam penutupan CAFEO 34 sekaligus penganugerahan Honorary and ASEAN Engineering Achievement Awards 2016. Terlihat beberapa Insinyur dari Indonesia yang hadir yang berhasil meraih award di tingkat ASEAN ini antara lain: Ir. Djoko Winarno – CEO PT Cipta Energy Lestari, Ir. Unggul Cariawan – Chairman Supervisory Board of Jasa Marga Pension Fund dan Ir. Siti Wahyuna Bintari, CEO PT Citra Buana Selaras, ketiganya berhasil meraih ASEAN Honorary Fellow Awards. Sedangkan Ir. Abdus Somad Arief, Director of Telecommunication Unit, PT Telkom Indonesia, Prof. Dr. Ir. H. M. Saleh Pallu, M. Eng, Rector of Universitas Bosowa juga Mantan Ketua PII Sulawesi Selatan dan Prof. Dr. Ir. Rizal Z. Tamin – Wakil Ketua Badan Pelaksana Program Insinyur Profesional, ketiganya berhasil meraih AFEO Honorary Membership Awards.
Pada kesempatan kali ini , dua orang delegasi Indonesia dari PII cab. Makassar yaitu Ir. Zakir Sabara dan Ir. Taufik Nur juga berhasil meraih dua medali ASEAN Engineer Register. AER atau ASEAN Engineer Register adalah sertifikasi Insinyur tingkat ASEAN yang dikeluarkan oleh Federasi keinsinyuran di ASEAN atau AFEO.
Selain penutupan CAFEO, malam ini juga merupakan cultural night atau malam budaya dimana peserta tiap negara mengenakan kostum ciri khas negara mereka. Setelah penampilan tiap-tiap negara membawakan lagu tradisional masing-masing, acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan estafet secara simbolis kepada Thailand yang akan menjadi tuan rumah CAFEO 35 November tahun depan yang disambut dengan tepuk tangan meriah para peserta.
Hari keempat, Kamis 24 November 2016
Esok harinya diisi dengan sesi Technical & Cultural Visit ke salah satu destinasi wisata di Palawan yaitu Honda Bay. Honda Bay berjarak sekitar 30 Km dari Hotel citystate Asturias. Tidak banyak kegiatan yang dilakukan di sini, peserta hanya mengunjungi penangkaran bintang laut dan ada juga beberapa peserta yang memanfaatkan waktu dengan berenang ataupun jalan-jalan saja. Sepertinya panitia memanfaatkan momen CAFEO untuk memperkenalkan destinasi wisata mereka ke para peserta CAFEO kali ini. Sesi tour berakhir setelah makan siang dan kami pun dijemput untuk kembali ke hotel untuk istirahat dan packing karena esok paginya pesawat sudah menunggu kami di Puerto princesa international airport untuk membawa kami p**ang ke Tanah Air.
Itulah sedikit pengalaman kami menjadi delegasi PII cabang Luwu Timur di ajang CAFÉO34 di Filipina, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi buat teman-teman insinyur yang lain khususnya di Luwu Timur. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua pihak yang telah membantu kami berpartisipasi pada kegiatan ini.
Maju Terus PII Lutim, sampai ketemu kembali di Bangkok Thailand tahun depan!
Reportase oleh Ir. Andi Panangeang, ST, IPM – Kordinator Bid. Pelatihan dan Sertifikasi PII Luwu Timur yang juga merupakan salah satu delegasi PII Luwu Timur di CAFEO 34.
Editor oleh Ir. Erwin Tandiayuk, ST, MM - Koordinator Bid. Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan PII Luwu Timur.