02/04/2016
BELAJAR DARI AYAM
(Shared)
Ada seekor Induk ayam sedang berdialog dengan anak-anaknya,
Anak :
“Mak kita kok di panggilnya sama semua sih "ayam" gak kayak anak manusia masih kecil sudah punya nama dan di panggil sesuai namanya yang bagus-bagus, ada yang Adul, Adel, Udin, Joy, Jojo, C**a, Naila, Nadira dll.
Induk :
"Nak, kalau masih hidup memang manusia banyak nama panggilannya, tapi nanti ketika mereka mati semuanya dipanggilnya sama yaitu; Jenazah."
"Berbeda dengan kita para ayam nak, nanti kalau sudah mati baru kita diberi nama masing-masing dan nama kita jadi banyak, ada yang dipanggil Kuluyuk, Pop, Betutu, Taliwang, Opor, Penyet, Rendang, Bekakak, dan bahkan ada juga Kentucky, Texas dan banyak lagi nama-nama lainnya yang diberikan pada kita, sesuai manfaat kita pada manusia setelah mati nak."
Anak:
"Oh gitu ya mak !"
Induk :
"Iya makanya sekarang jadilah kamu ayam yang sehat dan berguna biar nanti kalau sudah mati mendapat nama dan di kenang orang sesuai rasa dan manfaat kita bagi manusia. "
"Begitu juga manusia, jika mereka jadi orang yang bermanfaat dan memberikan manfaat bagi orang lain setelah mati niscaya ia akan tetap di kenang bukan hanya sekedar sebagai Jenazah melainkan akan diberi gelar semisal Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendidikan Indonesia, Bapak Bangsa dsb. "
Nah sebagai manusia pernah gak kita berpikir akan di kenang sebagai apa dan siapakah kita kelak ketika sudah meninggal ?
Mari kita renungkan bersama.
Di tulis ulang oleh Ayah Edy
Untuk Komunitas Ayah Edy Parenting
www.ayahkita.com
Gerakan Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga