Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh

Call Directions Website Contact the business

Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh Visi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan :
Menjadi Pengelola Pendidikan Yang Berkualitas, Bermartabat da

Banda Aceh – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar peringa...
24/09/2026

Banda Aceh – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mushalla Al-Ikhlas Disdikbud Kota Banda Aceh tersebut dirangkai dengan kegiatan arisan rutin DWP.

Ketua DWP Disdikbud Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa kegiatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang dan mengagungkan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antaranggota DWP.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita diharapkan dapat mengambil dan menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh yang diwakili Sekretaris Disdikbud, Teuku Erwin Irham, S.P., M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh anggota DWP untuk terus meneladani akhlak dan sikap Rasulullah SAW serta menerapkannya dalam kehidupan keluarga.

Menurutnya, keteladanan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi keluarga, khususnya dalam mendukung para suami yang bertugas sebagai ASN agar senantiasa meningkatkan kinerja, integritas, dan pengabdian dalam menjalankan tugas di bidang pendidikan.

“Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya tidak hanya kita ceritakan, tetapi juga kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi inspirasi dalam membangun keluarga yang harmonis sekaligus mendukung peningkatan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, penceramah Ustaz Khairul Rafiki, Lc., MA., menyampaikan tausiyah mengenai pentingnya mengagungkan dan mencintai Rasulullah SAW dengan mengamalkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP untuk terus mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta senantiasa mensyukuri berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Menurutnya, salah satu nikmat terbesar yang patut disyukuri adalah kebahagiaan yang dapat dirasakan melalui keluarga, persaudaraan, dan hubungan yang baik dengan sesama.

SMP Negeri 10 Banda Aceh Juara Umum Sekolah Nasional Raih 205 Medali di IYSMO 2026Banda Aceh – Prestasi membanggakan kem...
23/09/2026

SMP Negeri 10 Banda Aceh Juara Umum Sekolah Nasional Raih 205 Medali di IYSMO 2026

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih peserta didik Kota Banda Aceh. SMP Negeri 10 Banda Aceh berhasil meraih 205 medali pada ajang Indonesia Youth Science Medical Olympiad (IYSMO) 2026 jenjang SMP/MTs.

Berdasarkan rekapitulasi penyelenggara, capaian tersebut terdiri atas 77 emas, 60 perak, dan 68 perunggu dari sembilan bidang kompetisi. Raihan ini menempatkan SMP Negeri 10 Banda Aceh sebagai sekolah dengan perolehan medali terbanyak di tingkat nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi tersebut.

"Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa, guru, pembina, dan keluarga besar SMP Negeri 10 Banda Aceh. Capaian 205 medali ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kota Banda Aceh untuk terus berprestasi," ujar Sulaiman Bakri.

Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk mengembangkan potensi serta mengharumkan nama Kota Banda Aceh di tingkat nasional maupun internasional.

Illiza Saaduddin Djamal Afdhal Khalilullah Prokopim Kota Banda Aceh Kominfo Kota Banda Aceh

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai upaya menciptakan li...
22/09/2026

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat penerapan Sekolah Ramah Anak (SRA) sebagai upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Sekolah Ramah Anak yang dilaksanakan DP3AP2KB Kota Banda Aceh di Hotel Seventeen, Selasa (22/9/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengapresiasi DP3AP2KB selaku leading sector pengembangan SRA. Ia berharap sinergi kedua perangkat daerah dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.

Sementara itu, Plt. Kepala DP3AP2KB menyampaikan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada pendampingan pengisian borang/instrumen SRA bagi 14 satuan pendidikan, terdiri dari 7 SD dan 7 SMP. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak yang telah dilaksanakan pada 23 sekolah pada 2025.

Melalui penguatan SRA, Pemko Banda Aceh berharap capaian Kota Layak Anak (KLA) 2027 semakin meningkat. Setelah tiga tahun berturut-turut meraih predikat Nindya, Banda Aceh menargetkan peningkatan predikat menjadi Utama.

Banda Aceh – Kabar membanggakan datang dari ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Tahun 2026 yang berlangsung ...
19/09/2026

Banda Aceh – Kabar membanggakan datang dari ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Habibul Hamiz, siswa berbakat asal SMP Negeri 2 Banda Aceh sekaligus putra binaan Kota Banda Aceh, berhasil meraih Juara 2 pada cabang Tilawah Anak-Anak Putra.
‎
‎Prestasi tersebut menjadi catatan membanggakan bagi dunia pendidikan Kota Banda Aceh. Dengan membawa nama besar Provinsi Aceh, Habibul Hamiz mampu menunjukkan penampilan terbaiknya dan bersaing di tingkat nasional. Raihan Juara 2 ini menjadi bukti atas kerja keras, ketekunan, semangat belajar, serta pembinaan yang telah dijalani secara konsisten.
‎
‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Habibul Hamiz atas capaian yang telah diraih serta mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan dukungan dan pembinaan.
‎
‎Kami atas nama keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam atas prestasi yang telah diraih oleh Habibul Hamiz. Raihan Juara 2 pada MTQ Nasional merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, latihan, dan pembinaan yang konsisten. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Habibul Hamiz untuk terus mengembangkan kemampuan, mencintai Al-Qur’an, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Kota Banda Aceh dan Aceh,” ujar Sulaiman Bakri.
‎
‎Capaian Juara 2 MTQ Nasional 2026 tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh, khususnya warga Kota Banda Aceh. Prestasi Habibul Hamiz diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pelajar untuk terus berprestasi, baik di bidang keagamaan maupun bidang pendidikan lainnya, sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
‎
‎Selamat dan sukses untuk Habibul Hamiz. Teruslah berprestasi dan menebarkan cahaya Al-Qur’an
‎
Illiza Saaduddin Djamal Afdhal Khalilullah Prokopim Kota Banda Aceh Kominfo Kota Banda Aceh

BANDA ACEH — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara resmi melepas ko...
18/09/2026

BANDA ACEH — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara resmi melepas kontingen Gala Siswa Indonesia (GSI) Kota Banda Aceh untuk berlaga di tingkat Provinsi Aceh. Pelepasan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Disdikbud Kota Banda Aceh pada Jumat, 18 September 2026.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh para Kepala Bidang (Kabid), jajaran staf Disdikbud Kota Banda Aceh, kepala sekolah, serta para orang tua siswa yang hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada anak-anak mereka.

Kontingen tahun ini berkekuatan total 24 orang, yang terdiri atas:
* Atlet/Peserta: 20 orang siswa
* Official: 4 orang pendamping

Para atlet GSI Kota Banda Aceh berasal dari 7 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banda Aceh, yaitu SMPN 1, SMPN 3, SMPN 6, SMPN 7, SMPN 10, SMPN 17, dan SMPN 19.

Dalam arahannya saat memimpin apel pelepasan, Sulaiman Bakri menyampaikan rasa bangga dan memberikan motivasi penuh kepada para atlet pelajar yang akan membawa nama baik ibu kota Provinsi Aceh tersebut.

"Hari ini kita melepas anak-anak hebat perwakilan dari tujuh SMP di Banda Aceh untuk bertarung di ajang GSI tingkat Provinsi Aceh. Ajang ini bukan sekadar tentang mencari menang atau kalah, tetapi bagaimana kalian menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim," ujar Sulaiman Bakri di hadapan para atlet dan orang tua.

Ia juga berpesan agar para siswa dapat tampil percaya diri, menjaga kesehatan selama kompetisi berlangsung, serta mengerahkan kemampuan terbaik di lapangan hijau.

"Kalian adalah putra-putri pilihan yang mewakili seluruh pelajar di Banda Aceh. Tampilkan permainan terbaik, berjuanglah secara ksatria, dan insya Allah kita bawa pulang hasil yang membanggakan untuk Kota Banda Aceh. Kepada para official, kami titipkan anak-anak ini agar didampingi dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Provinsi Aceh sendiri merupakan agenda tahunan berjenjang yang diselenggarakan untuk menjaring bibit-bibit talenta muda berbakat di bidang sepak bola dari kalangan pelajar tingkat SMP. Kontingen Kota Banda Aceh ditargetkan mampu berbicara banyak dan menorehkan prestasi gemilang pada ajang tahun ini.

BANDA ACEH — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara resmi menutup ra...
17/09/2026

BANDA ACEH — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Pameran Hasil Karya Siswa dan Guru Kota Banda Aceh. Acara penutupan yang sekaligus menjadi ajang pengumuman pemenang berbagai perlombaan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 di Taman Bustanul Salatin, Banda Aceh, pada Rabu (16/9/2026).

Rangkaian pameran dan perlombaan yang diikuti oleh para siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan se-Kota Banda Aceh ini telah sukses diselenggarakan selama dua hari, yakni pada 15–16 September 2026.

Dalam sambutannya saat menutup kegiatan tersebut, Sulaiman Bakri menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme serta partisipasi aktif dari para siswa dan guru. Ia menegaskan bahwa Hardikda Aceh ke-67 ini harus menjadi momentum penting untuk terus memajukan kualitas pendidikan di Kota Banda Aceh melalui kreativitas dan inovasi di lingkungan sekolah.

"Pameran dan perlombaan ini bukan sekadar ajang unjuk prestasi, tetapi juga wujud nyata kreativitas serta dedikasi anak-anak didik kita dan para guru hebat di Banda Aceh. Melalui momentum Hari Pendidikan Daerah ke-67 ini, mari kita terus perkuat kolaborasi untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ujar Sulaiman Bakri.

Ia juga berpesan agar para siswa yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati, melainkan tetap giat belajar. Sementara itu, bagi para guru, program dan karya yang ditampilkan diharapkan dapat terus dikembangkan demi kemajuan dunia pendidikan ke depan.

BANDA ACEH — Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, membuka secara resmi Pameran Hasil Karya Siswa dan Guru Kot...
16/09/2026

BANDA ACEH — Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, membuka secara resmi Pameran Hasil Karya Siswa dan Guru Kota Banda Aceh dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) yang dilaksanakan di Taman Bustanul Salatin (15/09/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh ini menjadi wadah bagi siswa dan guru untuk menampilkan berbagai kreativitas, inovasi, serta karya yang dihasilkan dari proses pembelajaran di satuan pendidikan.

Pameran tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi siswa dan guru untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan inovasi. Hal ini sejalan dengan tujuan kegiatan untuk mendorong warga pendidikan agar berani berkarya serta menunjukkan potensi terbaiknya.

Selain menjadi ajang apresiasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation dalam program Inspirasi Karakter Orisinal Nusantara (IKON) dan Program Guru Berdaya.

Melalui Program IKON, siswa diberikan ruang untuk menggali kreativitas, karakter, budaya, dan potensi diri sehingga mampu menghasilkan karya yang mencerminkan identitas serta kekayaan budaya Nusantara. Sementara Program Guru Berdaya mendorong para guru untuk meningkatkan kompetensi, mengembangkan kapasitas diri, serta menghadirkan praktik pembelajaran yang inovatif, relevan, dan berdampak bagi peserta didik.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kolaborasi dan berbagai program peningkatan mutu pendidikan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga mampu memperkuat ekosistem pendidikan di Kota Banda Aceh serta melahirkan guru-guru yang berdaya dan peserta didik yang kreatif, berkarakter, serta berprestasi.

Banda Aceh - Prestasi gemilang tingkat Nasional kembali ditorehkan oleh satuan pendidikan Kota Banda Aceh. SMP Negeri 17...
09/09/2026

Banda Aceh - Prestasi gemilang tingkat Nasional kembali ditorehkan oleh satuan pendidikan Kota Banda Aceh. SMP Negeri 17 Banda Aceh berhasil keluar sebagai Juara Umum Tingkat Nasional pada ajang bergengsi Festival Olimpiade Nasional (FOSNAS) 2026 yang diselenggarakan oleh PUSKANTARA.

Menanggapi capaian luar biasa ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kerja keras para siswa dan pihak sekolah.

"Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya prestasi yang diraih oleh anak-anak hebat dari SMPN 17 Banda Aceh. Gelar juara umum tingkat nasional di ajang FOSNAS 2026 ini adalah bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di Kota Banda Aceh sangat unggul dan mampu menjadi yang terbaik di level nasional," ujar Sulaiman Bakri.

Lebih lanjut, Sulaiman Bakri menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara siswa, guru pembimbing, dan orang tua.

"Prestasi luar biasa dari siswa/i SMPN 17 Kota Banda Aceh ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi seluruh pelajar serta sekolah lain di Kota Banda Aceh untuk terus berinovasi, belajar dengan giat, dan berani berkompetisi," pungkasnya.

Ajang FOSNAS 2026 yang digelar oleh PUSKANTARA sendiri merupakan salah satu kompetisi nasional yang mempertemukan ribuan pelajar terbaik dari berbagai daerah di Indonesia untuk menguji kemampuan akademik mereka di berbagai bidang keilmuan.

Illiza Saaduddin Djamal Afdhal Khalilullah Prokopim Kota Banda Aceh Kominfo Kota Banda Aceh SMPN 17 Kota Banda Aceh

BANDA ACEH — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh terus mendorong terwujudnya tata kelola keuanga...
08/09/2026

BANDA ACEH — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh terus mendorong terwujudnya tata kelola keuangan satuan pendidikan yang transparan, efektif, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Pengelolaan Dana BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang digelar di Aula SD Negeri 24 Banda Aceh.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman Bakri yang sekaligus memberikan arahan kepada para peserta. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Disdikbud Kota Banda Aceh dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, khususnya sebagai bentuk apresiasi terhadap sekolah-sekolah yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan pendidikan dan keuangan pada tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kadisdikbud menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap capaian satuan pendidikan di Kota Banda Aceh dalam menerapkan manajemen keuangan yang baik. Prestasi tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SLB dan SMA.

Dari keseluruhan satuan pendidikan yang ada di Kota Banda Aceh, sebanyak 30 sekolah berhasil terpilih sebagai penerima BOS Kinerja Terbaik Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri karena hanya sekitar 30 persen dari total sekolah di Kota Banda Aceh yang berhasil meraih predikat tersebut.

Menurutnya, penghargaan BOS Kinerja Terbaik bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa tata kelola anggaran pendidikan yang baik dapat mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan. Karena itu, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sekolah untuk terus memperkuat perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke 67, ratusan kepala sekolah yang bernaung di bawah Di...
02/09/2026

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke 67, ratusan kepala sekolah yang bernaung di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh menggelar Dialog Pendidikan bersama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal. Acara yang berlangsung di SMPN 1 Banda Aceh pada Rabu (2/9/2026) yang bertemakan "Kuatkan Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas" ini menjadi wadah penting bagi para kepala sekolah untuk menyampaikan berbagai keresahan dan tantangan yang mereka hadapi dalam mengelola pendidikan di tingkat dasar dan menengah.

Melalui dialog ini, terdapat beberapa poin penting yang menjadi sorotan utama demi peningkatan kualitas pendidikan di Banda Aceh:

- Kekurangan Guru dan Kendala Pembiayaan Honorarium
Banyak sekolah di Banda Aceh masih mengalami kekurangan tenaga pendidik (guru). Sebagai solusi, pihak sekolah terpaksa merekrut guru honorer. Namun, muncul kendala baru terkait sumber pembiayaan, di mana dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari APBN tidak dapat digunakan untuk membayar gaji guru yang direkrut tersebut karena terbentur regulasi. Para kepala sekolah berharap adanya solusi dan kebijakan strategis dari Pemerintah Kota Banda Aceh terkait hal ini.

- Pergaulan Siswa, Bullying, dan Isu Sosial
Isu terkait pergaulan bebas, perundungan (bullying), hingga pengaruh LGBT di kalangan pelajar turut menjadi perhatian serius. Kepala sekolah menekankan bahwa pembinaan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah, mengingat waktu siswa di sekolah hanya sekitar 5-6 jam sehari. Diperlukan sinergi yang kuat antara sekolah, orang tua, lingkungan masyarakat, dan media untuk mengawasi serta membina para siswa di luar jam sekolah.

- Urgensi Edukasi Kebencanaan di Sekolah
Mengingat wilayah Aceh, khususnya Kota Banda Aceh, merupakan daerah yang rawan bencana, para pendidik mendorong agar edukasi kebencanaan dan pembelajaran ketahanan hidup (survival) lebih dioptimalkan di lingkungan sekolah. Langkah ini dinilai krusial sebagai mitigasi untuk mempersiapkan generasi yang tanggap darurat bencana.

Address

Jalan Panglima Nyak Makam No. 23 Kel. Kota Baru Kec. Kuta Alam
Banda
23118

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:45
Tuesday 08:00 - 16:45
Wednesday 08:00 - 16:45
Thursday 08:00 - 16:45
Friday 08:00 - 16:30

Telephone

+626517555136

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh:

Shortcuts

Share