09/06/2020
Posisi anak sebagai stakeholder dunia usaha semakin menguat. Keberadaan dan hajatnya harus diakui sebagai anak pegawai, pangsa pasar produk dan entitas yang tinggal di lingkungan sekitar perusahaan. Secara resmi, tidak ada perusahaan yang secara terbuka memperkerjakan anak. Sejumlah perusahaan besar bahkan secara tegas menyatajan tidak ada anak bekerja baik di dalam perusahaannya maupun pada rantai pasoknya. Akan tetapi, kita tak boleh menutup mata bahwa ada anak yang terlibat pada proses produksi bisnis baik karena alasan penuntasan pendidikan, ekonomi atau bahkan eksploitasi tidak langsung oleh anggota keluarga yang lain. Pada kasus ini,pengakuan atas keberadaan mereka harus segera disertai dengan remediasi proses bisnis, kondisi fismen anak dan aksi koreksi yabg sesuai. Pastikan pihak eksternal terlibat secara proporsional. 'sright