Villa Nirwana

Villa Nirwana Rekomendasi Villa di D**o Pakar Bandung Dengan Private Pool Villa syari'ah di Bandung

Instagram:

Villa Nirwana SyariahJl Alam Nirwana kav 51 no 21 Resor D**o Pakar 40001 Bandung IndonesiaInfo dan reservasi:08231616234...
11/07/2017

Villa Nirwana Syariah

Jl Alam Nirwana kav 51 no 21 Resor D**o Pakar 40001 Bandung Indonesia

Info dan reservasi:
082316162345, 08552111170
[email protected]

DESTINASI WISATA YANG POPULER DI BANDUNG SAAT SUASANA IDUL FITRIBagi Anda yang sedang ada di Bandung, Jawa Barat, tapi b...
09/07/2017

DESTINASI WISATA YANG POPULER DI BANDUNG SAAT SUASANA IDUL FITRI

Bagi Anda yang sedang ada di Bandung, Jawa Barat, tapi belum memutuskan akan pergi berlibur ke mana, berikut kami siapkan referensi tempat-tempat wisata di Bandung yang bisa Anda datangi saat libur Lebaran nanti.

1. Tangkuban Perahu
Siapa tak kenal dengan tempat wisata yang satu ini? Wahana wisata gunung dan kawah paling terkenal di Bandung ini sering menjadi tujuan wisatawan saat libur hari biasa, termasuk Lebaran.

Lokasinya hanya sekitar 30 kilometer dari pusat kota Bandung menuju ke arah utara. Selain itu, harga tiket masuk ke Tangkuban Perahu cukup terjangkau. Rp 20 ribu (hari biasa) dan Rp 30 ribu (hari libur atau weekend) per orangnya.
Di sini, pengunjung bisa menikmati keindahan alam yang tersaji bersama keluarga atau kerabat saat mengisi liburan nanti.

2. Kebun Binatang Bandung
Setiap tahunnya Kebun Binatang Bandung menjadi tujuan wisata keluarga, baik hari libur biasa maupun libur Hari Raya. Bahkan, pengunjung yang datang tak hanya berasal dari dalam Bandung, tapi dari berbagai daerah.

Wahana satwa yang dikelola oleh Yayasan Margasatwa Taman Sari Bandung ini menawarkan tempat rekreasi keluarga dengan harga terjangkau. Khusus untuk Lebaran, pihak pengelola menerapkan tarif Rp 40 ribu dari harga biasa Rp 25 ribu.

Khusus untuk libur Lebaran (25 Juni-5 Juli 2017), Kebun Binatang Bandung juga menyiapkan parade satwa. Parade ini akan menampilkan hewan-hewan, mulai dari Gajah Sumatera, unta, kuda poni, binturung, ular, dan burung-burung.

Adapun jam operasionalnya, buka dari pukul 08.30 hingga 17.00 WIB.

3. Kawah Putih
Ada beberapa objek wisata di Bandung yang bisa dikunjungi saat libur Lebaran, misalnya Ciwidey. Coba saja melancong ke arah Bandung Selatan. Di sana ada Taman Wisata Alam Kawah Putih yang berada di kawasan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Jika mengunjungi tempat ini, Anda dapat menikmati udara sejuk di tengah hutan. Kawahnya tampak berwarna putih kebiruan dengan pasir putih terhampar cocok bagi yang s**a mengabadikan gambar dengan kamera. Selain itu di sekitar kawah putih juga terdapat pulau-pulau pasir yang bisa dijelajahi pengunjung.

Wisatawan lokal cukup membayar dengan kocek Rp 20 ribu. Sementara jam operasional destinasi wisata alam ini dimulai jam 7 pagi hingga 5 sore.

4. Alun-alun
Ada beberapa objek wisata di Bandung yang bisa dikunjungi saat libur Lebaran, misalnya Taman Alun-Alun. Kawasan Alun-alun kota Bandung selalu menjadi tempat favorit berlibur. Bahkan, tempat yang kini memiliki taman beralaskan rumput sintetis itu sudah ramai didatangi wisatawan sejak Ramadan.

Berwisata ke Alun-alun memang paling murah meriah. Di sini, anak-anak bisa bermain sepuasnya sambil membawa bola atau permainan lainnya.

Alun-alun yang berada di pusat kota ini menjadi wisata belanja alternatif, karena di sekitar lokasi terdapat toko perbelanjaan. Untuk menambah keceriaan liburan Lebaran, Anda bisa menjelajahi menara Masjid Alun-alun.

Liputan6.com, Bandung - Lebaran adalah momentum bagi umat Muslim untuk menguatkan silaturahmi. Berkunjung ke sanak famili biasanya menjadi agenda rutin saat Lebaran tiba. Nah, kegiatan tak kalah penting lainnya adalah mengisi waktu libur di saat hari raya Idul Fitri. Bagi Anda yang sedang ada di Ban...

08/07/2017

Situs VillaD**oBandung adalah pusat informasi villa dan penginapan di kota Bandung.

Villa dan penginapan kami syariah yang nyaman, eksotis, terjangkau

Rekomendasi Villa di D**o Pakar Bandung Dengan Private Pool

HOAX: MENARA MASJID BANDUNG ROBOHBeredar kabar menara Masjid Raya Bandung Jawa Barat akan roboh, membuat warga di sekita...
07/07/2017

HOAX: MENARA MASJID BANDUNG ROBOH

Beredar kabar menara Masjid Raya Bandung Jawa Barat akan roboh, membuat warga di sekitar taman Alun-alun sempat panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri hingga ke tengah Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung.

“Itu (menara runtuh) kabar hoax,” ujar Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendy di Markas Komando Satu Satpol PP, Jalan Dalem Kaum Bandung, Senin 26 Juni 2017.

Ia menjelaskan, kepanikan itu berawal dari teriakan seseorang bahwa menara masjid seperti akan roboh. Warga yang mendengar kabar tersebut, langsung panik dan berhamburan dari dalam mesjid.

“Kita lagi tugas semuanya, memperhatikan warga yang berwisata di Alun-alun. Dengan adanya tadi kabar dari dalam masjid, lift di atas masjid overload kemudian berbunyi dan orang yang di bawah disangkanya ada keributan dan di luar ada yang bilang menara akan jatuh,” kata dia.

Akibat isu ini, warga yang berada di sekitar alun-alun berlarian menjauh dari halaman masjid. Bahkan akibat kejadian ini, beberapa wisatawan kehilangan barang-barang bawaannya serta anak-anaknya sempat hilang.

“Tadi imbasnya, arus lalu lintas Jalan Dewi Sartika sempat dialihkan ke Jalan Kepatihan, dan Jalan Dewi Sartika serta Jalan Asia Afrika jadi ramai oleh orang yang keluar dari masjid,” katanya.

Hingga saat ini, jajaran kepolisian dibantu petugas dari Satpol PP terus mencari pelaku provokator dan menyisir di sekitar halaman sekitar Masjid kebanggaan warga Bandung tersebut.

Ia pun mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang berwisata di sekitar Alun-alun untuk tidak cepat terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, warga diminta untuk menjaga barang bawaannya serta anak-anaknya.

“Jadi kita sarankan segala sesuatu dengan sabar dengan jelas jangan cepat terpancing jangan cepat panik, barang-barangnya dijaga, anak-anaknya harus dipantau,” kata dia.

villadagobandung.com

TEMPO.CO, Bandung - Beredar kabar menara Masjid Raya Bandung Jawa Barat akan roboh, membuat warga di sekitar taman Alun-alun sempat panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri hingga ke tengah Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung.

Selamat hari raya Idul Fitri 1438H
30/06/2017

Selamat hari raya Idul Fitri 1438H

28/06/2017

Berpikir dan berhati-hati sebelum berkata dan berbuat

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

وَإِيَّاكَ وَمَا يُعْتَذَرُ مِنْهُ

“Tinggalkanlah hal-hal yang membuatmu perlu meminta udzur nantinya”
(HR. Dhiya Al Maqdisi dalam Ahadits Al Mukhtarah, 1/131; Ar Ruyani dalam Al Musnad, 2/504; Ad Dulabi dalam Al Kuna Wal Asma’; Dihasankan oleh Al Albani dalam Silsilah Ahadits Shahihah, 1/689).

Dalam lafadz lain berbunyi:

وَلَا تَكَلَّمْ بِكَلَامٍ تَعْتَذِرُ مِنْهُ غَدًا

“Jangan anda mengatakan sesuatu yang membuat anda akan perlu untuk meminta udzur (meralatnya) besok hari“

Al Munawi dalam Faidhul Qadir menukil perkataan bijak dari Dzun Nun Al Misri:

ثلاثة من أعلام الكمال: وزن الكلام قبل التفوه به ومجانبة ما يحوج إلى الاعتذار وترك إجابة السفيه حلما عنه

“Tiga hal yang merupakan tanda kesempurnaan (akhlak) : menimbang perkataan sebelum diucapkan, menjauhkan diri dari hal yang membuat kita meminta udzur nantinya, dan tidak menjawab omongan orang bodoh sebagai bentuk sikap lembut terhadapnya” (Faidhul Qadhir, 3/117).

26/06/2017

Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawwal

Nabi ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164)

Tata Cara Puasa Syawal:

1- Puasa sunnah Syawal dilakukan selama 6 hari.

Sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa puasa Syawal itu dilakukan selama 6 hari. Sebagaimana dalam hadits di atas, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata, “Yang disunnahkan adalah berpuasa 6 hari di bulan Syawal.” (Syarhul Mumti’, 6: 464)

2- Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fithri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.

Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata, “Para fuqaha berkata bahwa yang lebih utama, 6 hari di atas dilakukan setelah Idul Fithri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.” (Syarhul Mumti’, 6: 465)

3- Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin juga berkata, “Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan.” (Idem)

4- Usahakan untuk menunaikan qadha puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.

Ibnu Rajab Al Hambali berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qadha puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qadha nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qadha itu lebih utama dari puasa 6 hari Syawal.” (Lathoiful Ma’arif, hal. 391)

Kesimpulan, menurut pendapat yang lebih kuat, jika ia mendahulukan puasa 6 hari di bulan Syawal dari qadha puasa, maka puasanya tetap sah. Hanya saja pahala puasa setahun penuh yang tidak ia peroleh karena puasa Ramadhannya belum sempurna. Jadi lebih baik dahulukan qadha puasa daripada puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal.

🌐 https://rumaysho.com/1249-bolehkah-mendahulukan-puasa-sunnah-dari-qodho-puasa.html

NIATNYA?
Cukup dalam hati ingin puasa sunnah 6 hari di bulan syawwal

Catatan:
Puasa sudah bisa dimulai sejak 2 syawwal

http://villadagobandung.com

23/06/2017

Ramadhan Akan Berlalu...

Ramadhan Akan Berlalu...
Saudaraku, masih ingatkah hadits berikut ini: "Celaka seseorang yang memasuki bulan Ramadhan kemudian Ramadhan itu berlalu namun dosanya tidak diampuni oleh Allah." (HR. Tirmidzi)

Jika hilal terlihat, maka Ramadhan akan berlalu tepat dengan tenggelamnya mentari esok hari.

Masihkah kita tenggelam dalam eforia kemenangan yang belum nyata?! Segarkan lagi ingatan kita... Berapa dosa yang kita lakukan di bulan suci ini?? Benar... kita berpuasa, namun apakah kita mempuasakan tubuh kita dari dosa?

Benar... kita telah tarawih, namun berapakah tarawih yang kita lakukan dengan khusyu'? Benar... kita telah mengkhatamkan Al-Quran, tapi berapa ayat kah yang berhasil kita resapi dan tuangkan dalam kehidupan sehari-hari?

Masih layakkah kita merayakan hari kemenangan di esok lusa?

Saudaraku, jangan berkecil hati...
Hidupkanlah malam terakhir ini dan yakinlah dengan sabda sang Nabi: "Sesungguhnya amal-amal itu tergantung akhirnya". (HR. Bukhari)

Perbanyaklah beristighfar dan panjatkanlah: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni" "Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai ampunan, maka ampunilah aku."

Iringilah malam ini dengan doa: "Robbana... Taqobbal minna.." "Ya Allah, terimalah amal ibadah kami." Dan optimislah dengan firman-Nya: "Mintalah kepada-Ku, niscaya Aku akan kabulkan." (QS. Ghafir: 60)

Kita memiliki Rabb Yang Maha Pengampun dan Penyanyang, namun Yang Maha Pengampun ini meminta kita berjuang sampai akhir.

Lakukan apapun agar dosa diampuni!!! Juara sejati tidak akan berhenti berlari sampai ia menyentuhkan kakinya di garis finis.

Saudaraku... Jadikanlah akhir Ramadhan sebagai momentum ketaqwaan sampai akhir hayat nanti!

Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

***

Pesan villa di Bandung
http://villadagobandung.com

Address

Jalan Alam Nirwana Kav 51 No 21 Resor D**o Pakar
Bandung
40001

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Villa Nirwana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category