19/11/2013
Karang Taruna jangan Sekadar Plang Nama
Padang Ekspres • Berita Peristiwa • Kamis, 11/10/2012 12:31 WIB • • 486 klik
Limapuluhkota, Padek—Banyaknya permasalahan sosial ditengah-tengah masyarakat secara lokal, nasional maupun global tidak terlepas dari andil pemuda. Begitu juga dengan sejumlah prestasi yang berhasil di ukir para pemuda. Sehingga pemuda di ibaratkan dua sisi mata pisau yang tajam. Jika tidak di arahkan dengan baik, bisa berdampak fatal bagi generasi selanjutnya dinegeri ini.
Kondisi itu seharusnya menjadi perhatian banyak pihak dalam upaya menyelamatkan peran generasi muda kedepan menuju arah yang lebih positif. Bahaya narkoba, pergaulan bebas, kenakalan remaja merupakan kompleksitas persoalan pemuda. Namun jangan salah, sejumlah prestasi juga di telurkan dari tangan-tangan pemuda. Betapa Tidak, mulai dari upaya menuju kemerdekaan hingga prestasi di era informasi teknologi saat ini.
Sekretaris Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Saiful, dalam pada pelatihan Kepemimpinan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Limapuluh Kota, di SMK N I Payakumbuh, Rabu (10/10), meminta Karang Taruna tetap menjadi organisasi kemasyarakatan nonpartisan yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial untuk masyarakat, khususnya generasi muda di nagari dan selalu mengedepankan program pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
”Beberapa tahun yang lalu keberadaan Karang Taruna di Nagari benar-benar memberikan kontribusi yang maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. Namun, beberapa tahun belakangan ini, fungsi dan peranannya mulai tidak kelihatan di tengah masyarakat. Saya optimis dengan pembenahan program kerja akan dapat meningkatkan perannya ditengah masyarakat,” kata Saiful di hadapan 76 orang dari Penggurus Karang Taruna dan 13 orang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)
Maraknya penyimpangan perilaku dan peredaran narkoba pada generasi muda di Limapuluh Kota, dinilai Syaiful, seharusnya bisa menjadi pemicu para kader Karang Taruna untuk ikut berperan aktif dalam menanggulanginya. ”Tunjukan bahwa Karang Taruna itu memiliki peran nyata terhadap perbaikan moral bangsa,” jelasnnya.
Karang Taruna hendaknnya tidak menjadi organisasi yang hanya punya papan nama. Namun memiliki program dan agenda kerja yang nyata. Kerjasama yang sinergis antara pemerintah dan Karang Taruna akan membawa pemuda di nagari lebih produktif. Selain itu memerangi peredaran narkoba itu salah satu kegiatan konkret karang taruna yang sangat dibutuhkan oleh suatu masyarakat.
Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Limapuluh Kota, Desembri Chaniago, pada kesempatan yang sama menjelaskan, bahwa Karang Taruna adalah potensi daerah dan bangsa yang tak boleh disia-siakan. Perjalanan sejarah kebangsaaan telah membuktikan bahwa pemuda adalah eskponen penentu dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Saat ini, tugas tersebut telah selesai, kewajiban berikutnya adalah bagaimana mengisi kemerdekaan ini.
”Banyak hal bisa kita lakukan saat ini, disamping turut aktif mendorong dan menjadi bagian dari aktivitas untuk mengatasi permasalahan bangsa di bidang kepemudaan, Karang Taruna dapat menjelma jadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing, mengingat anggotanya masih berada dalam lingkup usia yang produktif,” tambah Desembri.
Sementara Yazfinedi, narasumber dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang dan Desembri Chaniago mengharapkan pemimpin Karang Taruna harus dapat menjadi pemimpin sukses yang berfokus terhadap perbaikan terus menerus, mempunyai inovasi dan berani mengambil resiko dan memanfaatkan sumberdaya yang ada.
”Seorang pemimpin masa depan harus berpengetahuan luas, selalu tumbuh dan berkembang, mempunyai analisis, terampil mendidik, rasional, dan memiliki ketauladanan,” tukuk Yazfinedi didampingi Ketua Panitia Elfida, Kabid Rehsos pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Limapuluh Kota. (fdl)
[ Red/Administrator ]