13/04/2026
Pendaki di puncak Gunung Dukono panik akibat erupsi mendadak.
Dentuman dan semburan abu seketika bikin suasana mencekam. Beberapa pendaki refleks ingin turun menyelamatkan diri.
Namun guide lokal mengambil langkah jenius meminta mereka tetap di puncak. Keputusan ini krusial karena di area terbuka arah angin bisa terbaca jelas, sehingga pergerakan abu dan material berbahaya bisa diprediksi. Selain itu, turun dalam kondisi panik justru berisiko masuk jalur yang terpapar langsung semburan abu.
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, dikenal sangat aktif dengan erupsi hampir terus-menerus sejak 1933. Risiko pendakian ke puncak pun sangat tinggi tanpa pendamping berpengalaman.
Kejadian ini jadi pengingat: dalam kondisi darurat, arahan guide bisa jadi penentu keselamatan.