Akhmad fauzie

Akhmad fauzie aku adalah seorang guru Pendidikan Agama Islam di SDN Tambun 05

03/11/2017

KISAH NABI MUHAMMAD SAW

28/07/2017

punya barang mahal pemberian orang tua itu sudah biasa, tapi memberi barang mahal kepada orang tua itu baru luar biasa..

06/07/2017

KETIKA aku ingin hidup KAYA,
Aku lupa bahwa HIDUP adalah KEKAYAAN.
KETIKA aku takut MEMBERI,
Aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah PEMBERIAN.
KETIKA aku ingin jadi yang TERKUAT,
Aku lupa bahwa dalam KELEMAHAN, Allah memberi aku KEKUATAN.
KETIKA aku takut RUGI,
Aku lupa bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN.
HIDUP ini sangatlah INDAH jika
MENSYUKURI apa yang sudah ada.
Adakalanya yang TERINDAH bukanlah yang TERBAIK,
Yang SEMPURNA tidak menjanjikan KEBAHAGIAAN.
Tetapi ketika kita mampu dan mau MENERIMA semua itu KEKURANGAN & KELEBIHANnya...
Itulah KEBAHAGIAAN..

03/07/2017

SEMUA DICIPTAKAN BERPASANGAN

ALLAH menciptakan segala yang ada di alam semesta ini berpasang-pasangan. Saling melengkapi. Sekaligus saling mengisi. Saling bekerjasama. Saling mengimbangi. Saling mempengaruhi satu sama lain. Dan saling menyempurnakan.

Karena berpasang-pasangan itu, jika salah satunya tidak ada, yang lain bakal merasa kehilangan. Bakal timpang. Bakal memunculkan masalah. Dan berbagai persoalan lainnya.

Bagaikan malam dengan siang. Atau, tangan kanan dan tangan kiri. Kaya dan miskin. Penguasa dan rakyat jelata. Orang pintar dan orang bodoh. Ulama dan awam. Dan seterusnya.

Pernahkah Anda membayangkan adanya siang tanpa ada malam? Lantas apa gunanya, dan apa maknanya? Atau sebaliknya ada malam tanpa ada siang? Yang ada, bakal muncul masalah. Sehingga Allah mempertanyakan hal itu kepada kita di dalam Al-Qur’an, agar kita berpikir.

QS. Al Qashash (28): 71-72
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar?”

Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu yang kamu beristirahat padanya? Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”

Siang dan malam adalah pasangan serasi yang memungkinkan terjadinya kehidupan di muka bumi. Jika Bumi hanya memiliki siang saja, maka kehidupan di muka bumi ini bakal musnah, karena terlalu panas. Permukaan Bumi bakal mendidih hanya dalam hitungan beberapa ratus jam saja.

Sebaliknya, jika Bumi hanya memiliki malam, di Bumi pun tidak bakal muncul kehidupan. Sebab permukaan bumi bakal membeku. Juga hanya dalam hitungan ratusan jam saja.

Pergantian siang dan malam itulah yang menyebabkan munculnya mekanisme kehidupan secara sempurna di muka bumi. Allah memperpasangkan siang dan malam demi terciptanya kehidupan manusia di dalamnya. Itulah yang digambarkan Allah dalam berbagai ayatNya.

QS. Al Jaatsiyah (45): 5
dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkanNya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat p**a tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal.

Bukan hanya soal siang dan malam saja, Allah menciptakan pasangan. Kaya-miskin pun adalah sebuah pasangan yang serasi. Bisakah Anda bayangkan jika manusia di muka Bumi ini kaya semua? Siapakah yang mau melayani yang lain? Demikian juga bila miskin semua, siapa yang bakal membiayai kehidupan sosial? Maka, kehidupan sosial kita bakal berhenti karenanya.

Penguasa dan rakyat, juga pasangan yang serasi. Tak mungkin ada penguasa jika tidak ada rakyat. Sebaliknya rakyat juga butuh penguasa untuk mengatur kehidupan kolektifnya. Keduanya berpasangan saling membutuhkan, dan saling melengkapi.

Ulama dan awam pun saling membutuhkan. Keduanya adalah pasangan. Ulama hanya bisa disebut ulama – dan kemudian menjadi bermanfaat – karena ada orang awam. Dan orang awam pun disebut orang awam karena ada pembandingnya, sang ulama. Dan seterusnya. Dan sebagainya.

Seluruh alam semesta diciptakan Allah secara berpasang-pasangan. Persis seperti dikemukakan olehNya dalam ayat berikut ini.

QS. Adz Dzaariyaat (51): 49
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.

Dalam kasus yang lebih khusus Allah menyebut tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia pun diciptakan secara berpasang-pasangan. Termasuk segala sesuatu, yang tidak kita ketahui.

QS. Yasin (36): 36
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan berpasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

QS. Asy Syuura (42): 11
(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (p**a), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Ya, manusia diciptakan Allah berpasang-pasangan. Secara fisik maupun fungsinya. Secara fisikal, manusia diciptakan sebagai pasangan laki-laki dan perempuan. Dan secara fungsi, manusia juga membutuhkan pasangan-pasangan dalam skala yang lebih luas di bidang sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya seperti telah kita ungkap di depan.

Laki-laki adalah pasangan wanita. Demikian p**a sebaliknya. Jika mereka tidak berpasangan, atau memilih pasangan yang lain, maka hasilnya adalah masalah. Baik secara individual, ataupun sosial. Kenapa demikian? Sebab, keduanya memang diciptakan bersifat komplementer. Saling melengkapi dan membutuhkan. Secara fisik maupun secara fungsi. Begitulah memang fitrahnya. Begitulah desain penciptaannya.

QS. An Najm (53): 45
dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan,

QS. An Naba’ (78): 8
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,

Siapa saja yang tidak berpasangan, ia menyalahi fitrahnya. Akan muncul kerinduan yang tidak bisa dibendung, dan jika penyalurannya salah bakal memunculkan masalah di kemudian hari.
Bukan hanya dalam skala individual, dalam skala sosial pun mereka yang tidak mau saling tolong menolong dengan orang lain bakal mengalami masalah juga. Ya, semua itu karena Allah menciptakan kita dengan fitrah berpasang-pasangan sebagaimana difirmankan dalam berbagai ayatNya…

dari : akhmad fauzie :)

Wajib Baca !!!Uang kertas Rp1,000 dan Rp 100,000 dibuat dari kertas yg sama dan diedarkan oleh Bank Indonesia (BI). Keti...
03/07/2017

Wajib Baca !!!

Uang kertas Rp1,000 dan Rp 100,000 dibuat dari kertas yg sama dan diedarkan oleh Bank Indonesia (BI). Ketika dicetak, mereka bersama, tetapi berpisah di bank dan beredar di masyarakat.
Bagaimanapun, 4 bulan kemudian mereka bertemu secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda.

Maka mereka pun ngobrol:

Uang Rp 100,000 bertanya kepada Rp 1,000 ; "Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan berbau amis?"

Rp 1,000 menjawab; "Karena begitu aku keluar dari bank, terus ke tangan orang bawah dari kalangan buruh, penjaja, penjual ikan dan di tangan pengemis."

Lalu Rp 1,000 bertanya balik kepada Rp 100,000; "Kenapa kau begitu baru, rapi dan masih bersih?"

Rp 100,000 menjawab; "Karena begitu aku keluar dari bank, terus disambut perempuan cantik, dan beredarnya pun di restoran mahal, di kompleks pasar raya mall bergengsi dan juga hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet."

Lalu Rp 1,000 bertanya lagi;
"Pernahkah engkau berada di tempat ibadah?" Rp 100,000 menjawab;
"Belum pernah"

Rp 1,000 pun berkata lagi; "Ketahuilah walaupun aku hanya Rp 1,000 tetapi aku selalu berada di seluruh tempat ibadah, dan di tangan anak-anak yatim piatu dan fakir miskin bahkan aku bersyukur kepada Tuhan semesta alam. Aku tidak dipandang sebagai sebuah nilai, tetapi adalah sebuah manfaat."

Lantas menangislah Rp 100,000 karena merasa besar, hebat, tinggi tetapi tidak begitu bermanfaat selama ini.

Semoga cerita ini memberi pengajaran kepada kita semua.

Jangan terlalu membenci seseorang, bisa jadi dia di takdirkan menjadi ladang rejeki buatmu.

Jangan terlalu cinta pada seseorang, bisa jadi dia di takdirkan menjadi jurang neraka buatmu.

Namun benci dan cintailah mereka karena Allah ta'ala.

Bencilah keburukannya dan cintaiillah ketaatanya

26/05/2017

Marhaban yaa Ramadhan

23/05/2017

MENEMANI MAYAT SELAMA 40 HARI

Alkisah seorang Konglomerat yang sangat kaya raya menulis surat wasiat: "Barang siapa yang mau menemaniku selama 40 hari di dalam kubur setelah aku mati nanti, akan aku beri warisan separuh dari harta peninggalanku."

Lalu ditanyakanlah hal itu kepada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti.
Tapi anak-anaknya menjawab, "Mana mungkin kami sanggup menjaga ayah, karena pada saat itu ayah sudah menjadi mayat."

Keesokan harinya, dipanggillah semua adik-adiknya. Dan beliau kembali bertanya, “Adik-adikku, sanggupkah diantara kalian menemaniku di dalam kubur selama 40 hari setelah aku mati nanti? Aku akan memberi setengah dari hartaku!"

Adik-adiknya pun menjawab, “Apakah engkau sudah gila? Mana mungkin ada orang yang sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.”

Lalu dengan sedih Konglomerat tadi memanggil ajudannya, untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke se antero negeri.

Akhirnya, sampai jugalah pada hari di mana Konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburnya dihias megah laksana sebuah peristirahatan termewah dengan semua perlengkapannya.

Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang Tukang Kayu yang sangat miskin mendengar pengumuman wasiat tersebut. Lalu Tukang Kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah Konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris akan kesanggupannya.

Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah Sang Konglomerat. Si Tukang Kayu pun ikut turun ke dalam liang lahat sambil membawa Kapaknya. Yang paling berharga dimiliki si Tukang Kayu hanya Kapak, untuk bekerja mencari nafkah.

Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman, datanglah Malaikat Mungkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut.

Si Tukang kayu menyadari siapa yang datang, ia segera agak menjauh dari mayat Konglomerat. Di benaknya, sudah tiba saatnya lah si Konglomerat akan diinterogasi oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Malaikat Mungkar-Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya, "Apa yang kau lakukan di sini?"

Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari harta warisannya", jawab si Tukang kayu.

Apa saja harta yang kau miliki?", tanya Mungkar-Nakir.
"Hartaku cuma Kapak ini saja, untuk mencari rezeki", jawab si Tukang Kayu.

Kemudian Mungkar-Nakir bertanya lagi, "Dari mana kau dapatkan Kapakmu ini?"
"Aku membelinya", balas si Tukang Kayu.
Lalu pergilah Mungkar dan Nakir dari dalam kubur tersebut.

Besok di hari kedua, mereka datang lagi dan bertanya, "Apa saja yang kau lakukan dengan Kapakmu?"
"Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar, lalu aku jual ke pasar", jawab tukang kayu.

Di hari ketiga ditanya lagi, "Pohon siapa yang kau tebang dengan Kapakmu ini?"
"Pohon itu tumbuh di hutan belantara, jadi ngak ada yang punya", jawab si Tukang Kayu.
"Apa kau yakin?", lanjut Malaikat.
Kemudian mereka menghilang.

Datang lagi di hari ke empat, bertanya lagi "Adakah kau potong pohon-pohon tersebut dengan Kapak ini sesuai ukurannya dan beratnya yang sama untuk dijual?"
"Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata", tegas tukang kayu.

Begitu terus yang dilakukan Malaikat Mungkar Nakir, datang dan pergi sampai tak terasa sekarang 39 hari sudah. Dan yang ditanyakan masih berkisar dengan Kapak tersebut.

Di hari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan Tukang kayu tersebut. Berkata Mungkar dan Nakir, "Hari ini kami akan kembali bertanya soal Kapakmu ini".

Belum sempat Mungkar-Nakir melanjutkan pertanyaannya, si Tukang kayu tersebut segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sudah banyak orang yang menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut.

Si Tukang Kayu dengan tergesa-gesa keluar dan lari meninggalkan mereka sambil berteriak, "Kalian ambil saja semua bagian harta warisan ini, karena aku sudah tidak menginginkannya lagi."

Sesampai di rumah, si Tukang Kayu berkata kepada istrinya, "Aku sudah tidak menginginkan separuh harta warisan dari mayat itu. Di dunia ini harta yang kumiliki padahal cuma satu Kapak ini, tapi Malaikat Mungkar-Nakir selama 40 hari yang mereka tanyakan dan persoalkan masih saja di seputar Kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak? Entah berapa lama dan bagaimana aku menjawabnya."

Dari Ibnu Mas’ud RA dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Tidak akan bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara, yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya dan kemana dibelanjakannya, ilmunya sejauh mana diamalkan?" (HR. Turmudzi)

14/05/2017

Selamat Ujian Peserta didik Sekolah Dasar (khususnya kelas 6 SDN Tambun 05) semoga sukses dan mendapatkan yang terbaik serta nilainya memuaskan. Amin..

02/05/2017

selamat ujian peserta didik kelas 6 sekolah dasar, semoga mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan. Amin..

24/04/2017

Selamat Hari Isra Miraj,dimana Hari ini adanya peristiwa yang sangat berarti bagi umat muslim❤
Selamat Hari Lahir Sholat❤
Hari Di Isra & Di Miraj kan nabi Muhammad SAW❤

08/04/2017

info penting...! untuk kelas 6 SDN Tambun 05 Hari senin tanggal 10 April Try Out ujian sekolah.. Untuk info lebih lanjut nanti akan diberitahukan pada saat upacara bendera senin pagi di sekolah.

Address

Bekasi
17510

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Akhmad fauzie posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Akhmad fauzie:

Share