01/09/2020
Siapa yang tidak tahu yang namanya senter? Pasti semuanya tahu. Tapi tahukah teman-teman cara memanfaatkan senter dengan baik dan benar? *halah* ๐
1. Saya yakin kita semua pasti pernah cari barang ubek sana ubek sini tapi sampai lama ngak ketemu DAN.... kemudian tahu-tahu barangnya udah nongol di depan mata. Terus kita berkata pada diri sendiri, "Ternyata dari tadi di sini toh.. kok bisa ngak kelihatan ya?"
Tips pertama: gunakan senter Anda untuk mencari barang walau dalam ruang yang terang sekalipun. Sorotan senter bisa membantu meningkatkan konsentrasi kita pada barang yang dicari. Buat saya yang matanya minus (rabun jauh), senter sangat berguna untuk mencari kacamata yang lupa taruh dimana. Pantulan cahaya pada lensa kacamata membuat mata yang buram bisa menemukannya dengan cepat.
Bukti: Buat yang senang film seri CSI (Crime Scene Investigation) pasti lihat polisinya selalu pakai senter walaupun ruangannya terang.
2. Pernah dapat pembantu rumah tangga yang s**a korting kerjaan? Belum nyapu ngepel tapi ngakunya udah.
Tips kedua: nyalakan senter dan taruh horizontal pada lantai. Semua debu akan kelihatan jelas. Tinggal diomelin aja pembantunya. Tapi kalau pembantunya jadi ngak betah jangan tuntut saya ya ๐
Trik ini juga sangat berguna untuk bantu membersihkan serpihan gelas yang pecah. Senternya jangan dipegang ya, tapi taruh begitu aja di lantai. Serpihan beling yang kena cahaya akan jadi berkilauan sehingga mudah dibersihkan. Nanti senternya tinggal digeser geser supaya cahayanya jatuh ke tempat yang belum dibersihkan. Cara ini bisa juga untuk mencari contact lens yang jatuh ke lantai.
3. Mati lampu? Jangan kuatir.. Nyalakan senternya dengan cahaya disorot ke langit-langit (ceiling bounce). Jika mati lampunya lama, senternya jadi panas d**g... Ini bisa fatal untuk senter LED yang tidak punya sensor suhu. Untuk pendinginan, sediakan gelas berisi air PAM. Ceburin senter dalam air. Pastikan senternya masih dingin (baru nyala) saat diceburin. Senter yang sudah panas bisa menyedot air walaupun ratingnya IPX8 alias tahan cebur air.
Jika punya botol AQUA bekas dan senter yang model langsing.. senternya bisa diceburin dalam botol berisi air PAM. Cahayanya bisa buat menerangi satu ruangan. Air berfungsi sebagai pendingin dan diffuser (penyebar cahaya) alami.
4. S**a mancing ikan? Manfaatkan senter yang bisa multicolor seperti Nitecore SRT7 atau Nitecore CU6. Cahaya biru dan cahaya hijau bisa menarik perhatian ikan untuk mendekati umpan.
5. Senang traveling tapi model backpacking (kere h**e). Sewanya losmen/ hotel yang murahan. Manfaatkan senter UV 365 nm untuk mengecek kebersihan sprei, sarung bantal, selimut, dll. Jangan sampai tidur di atas "protein" orang lain ๐
6. Hobi photography malam tapi kamera digitalnya sulit autofocus karena gelap yang mencekam. Manfaatkan senter dengan cahaya merah supaya kameranya bisa autofocus tapi tidak begitu mempengaruhi hasil photo.
7. Buat yang senang berburu, senter yang cahaya biru bisa untuk melacak jejak darah dari binatang buruan yang terluka (gagal one shot one kill).
8. Kontraktor biasanya ngecek plesteran rata atau tidak dengan menggunakan senter
9. Yang senang batu bisa menikmati keindahannya di bawah sorotan senter.
10. Senter yang terang bisa buat bela diri. Sorotan ke mata penyerang bisa membuatnya berkunang-kunang selama 3-5 menit (jika terang senternya setara Armytek Predator dan lingkungan sekitar cukup gelap). Nah... waktu beberapa menit itu bisa digunakan untuk kabur sambil teriak minta tolong.