Desa Kalibukbuk

Desa Kalibukbuk Sebuah desa tradisional, sejak dahulu penduduknya bekerja sebagai petani dan peternak. Sekarang berkembang menjadi pusat Kawasan Wisata Lovina.

Jaman dahulu Desa Kalibukbuk bernama Tanah Gesar.Tidak diketahui mulai kapan berubah nama menjadi Kalibukbuk.Orang tua menceritakan, dahulu rakyat Desa Kalibukbuk dikalahkan oleh serbuan sejenis ikan bano dari arah laut. Sejak itu rakyat menjauhi pesisir pantai dan menjadi petani dan peternak. Namun sekarang Desa Kalibukbuk telah menjadi pusat berkembangnya Kawasan Wisata Lovina. Proses berkembang

nya pariwisata di desa ini timbul dari kreasi spontan masyarakatnya sendiri dengan mencermati perkembangan pariwisata di Bali. Situasi tersebut, disambut, dirintis dan dikembangkan pada tahun 1975 oleh Anak Agung Ketut Gothama seorang warga Desa Kalibukbuk dengan cara memanfaatkan sebagian bangunan Puri Ayodya milik keluarga dijadikan penginapan dengan nama Ayodia Accommodation. Nama Ayodia Accommodation pernah disebut oleh Tony Wheeler sebagai "The best small hotel in the world". Juga diangkat oleh Bill Dalton dalam bukunya "Bali Handbook" tentang Desa Kalibukbuk sebagai tujuan wisata. Mulai tahun 1980an sangat dirasakan "banjir"-nya turis ke desa Kalibukbuk dan sekitarnya.

22/07/2024
01/06/2023
28/05/2023
Kunjungan Grupp di PURI AYODYA.
10/04/2023

Kunjungan Grupp di PURI AYODYA.

Sejak tahun 1898 pemerintah Belanda menerapkan "ethische politiek", politik beretika di Indonesia setelah cara-cara "cul...
10/04/2023

Sejak tahun 1898 pemerintah Belanda menerapkan "ethische politiek", politik beretika di Indonesia setelah cara-cara "cultuurstelsel" (tanam paksa) mendapat kecaman. Pemerintah Belanda memberi ruang kepada pemimpin lokal untuk membangun daerahnya.
Tahun 1910 terjadi pergerakan pendidikan untuk rakyat. Di seluruh pelosok tanah air dibangun sekolah rendah untuk masyarakat.

I Gusti Ketut Jelantik tergerak hatinya dan di tahun 1914, diatas tanah miliknya beliau membangun Sekolah Rendah di desa Kalibukbuk. Gurunya yang dikenal antara lain Guru Made Dira dari Banjar Tengah Buleleng yang kemudian menetap di desa Kalibukbuk.
Namun pada tahun 1938 sekolah itu dipindah ke arah timur sejauh 2 Km bertempat di selatan jalan Kubu Gembong wilayah Desa Anturan. Di lokasi ini sekarang berdiri Puskesmas Buleleng II Anturan. Sedangkan sekolah dipindahkan lagi ke arah selatan.

Foto: Guru Made Dira

Suasana lalu lintas dipagi hari,
03/07/2019

Suasana lalu lintas dipagi hari,

Suasana lalu lintas di ,,Simpang Lima" pada hari pagi semakin padat.
12/06/2019

Suasana lalu lintas di ,,Simpang Lima" pada hari pagi semakin padat.

Address

Buleleng

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Desa Kalibukbuk posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Desa Kalibukbuk:

Share