RUMAH MURAH DI DEPOK

RUMAH MURAH DI DEPOK rumah paling murah di kawasan depok Paket Tour
Berbagai paket wisata baik domestic maupun international baik group maupun non group dengan paket yang menarik.

VOC dalam rangka menjadi Online Travel Agency terbesar di Indonesia, menyediakan layanan yang beragam untuk mensupport mitra usaha dalam kegiatan perusahaan anda karena kesuksesan dan kepuasan anda adalah komitmen kami. Ticket Pesawat, Kereta Api dan PELNI
Dimulai dengan cek seat availability, pembukuan sampai dengan pencetakan ticket untuk seluruh rute domestic dan international langsung pada PC

anda dimana saja dan kapan saja. Voucher Hotel
Hotel dengan berbagai macam class dikawasan wisata dan pusat bisnis di kota-kota besar akan menjadi pilihan anda. Rent a Car
Berbagai macam jenis kendaraan roda empat mulai dari sedan, mini bus sampai dengan bus pariwisata dengan berbagai ukuran dan kapasitas. VOC Care
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada seluruh mitra usaha, kami akan melayani anda 24 jam setiap harinya. Untuk informasi lanjut, silakan menghubungi VOC Care.

welehhh, begini tohh kelakuan cewek-cewek di GAFATAR.
28/01/2016

welehhh, begini tohh kelakuan cewek-cewek di GAFATAR.

Pada awal kemunculannya, Gafatar dinyatakan sebagai organisasi terlarang oleh pemerintah melalui surat Ditjen Kesbangpol Keme

28/08/2015

DEPOK, KOMPAS.com — Perkembangan Depok terkini adalah pembangunan sektor properti yang terjadi secara sporadis, tidak terencana dengan matang dan nirpedoman baku (guideline). Banyak titik tertentu yang seharusnya merupakan daerah resapan, disulap menjadi kawasan permukiman dan komersial.

"Depok tidak pintar memanfaatkan potensinya. Tidak ada grand design yang menjadi penuntun arah perkembangan kota ke depan. Saat ini, pembangunan berjalan sporadis apa adanya, mengikuti dinamika dan mekanisme pasar," kata Staf Pengajar Tata Ruang Departemen Geografi, F-MIPA, Universitas Indonesia, Tarsoen Wiryono kepada Kompas.com, Jumat (13/9/2013).

Maraknya pembangunan town house dan perumahan-perumahan dalam konsep cluster berukuran kecil, ujar Tarsoen, mulai dikhawatirkan menciptakan masalah baru. Kehadirannya menggerus area-area hijau tempat akumulasi air berada.

Namun demikian, Tarsoen tak menampik bahwa Depok telah lama menjadi kawasan permukiman. "Selama keberadaan sarana permukiman tersebut tidak melanggar aturan dan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, maka tidak masalah. Apalagi melengkapinya dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), produksi air bersih sendiri, dan 30 persen ruang terbuka hijau," imbuh Tarsoen.

Ia menyarankan Pemerintah Kota Depok agar secepatnya membuat grand design untuk kawasan-kawasan perkembangan baru yang berpotensi meningkatkan daya ekonomi sehingga tercipta sentra-sentra atau basis ekonomi baru. Dengan begitu, pusat aktivitas bisnis sebagai sentra kemacetan yang selama ini teraglomerasi di Jalan Raya Margonda dapat tersebar merata.

Menurut Tarsoen, kawasan perkembangan baru tersebut berorientasi ke arah Selatan, terutama Sawangan. Kawasan ini terkoneksi dengan Parung dan Leuwiliang (Bogor) serta Serpong (Tangerang Selatan) dengan keunggulan masing-masing yang bisa dijalin secara sinergis. Aksesibilitasnya pun mudah dan memadai. Ketiganya terkoneksi dengan jalan utama dan lingkungan dengan kualitas baik.

"Sawangan berpotensi menjadi kawasan terbuka, yang menghubungkan Depok kota dengan ketiga kawasan tersebut. Betapa prospek ke depannya akan sangat cerah sekaligus dapat mengurangi beban kota yang terpusat di Jalan Raya Margonda. Lahan kosong nonproduktif masih tersedia luas dan bisa dimanfaatkan sebagai permukiman sekaligus komersial," tandasnya.

Jika Depok mampu memanfaatkan peluang tersebut, maka Sawangan akan tampil sebagai kekuatan ekonomi baru. Harga lahannya masih relatif lebih murah yakni sekitar Rp 750.000 hingga Rp 2,5 juta per meter persegi.

13/04/2015

Demografi Kota Depok

KONDISI DEMOGRAFI

Sebagai Kota yang berbatasan langsung dengan Ibukota Negara, Kota Depok menghadapi berbagai permasalahan perkotaan, termasuk masalah kependudukan. Sebagai daerah penyangga Kota Jakarta, Kota Depok mendapatkan tekanan migrasi penduduk yang cukup tinggi sebagai akibat dari meningkatnya jumlah kawasan permukiman, pendidikan, perdagangan dan jasa.

A. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk di Kota Depok tahun 2005 mencapai 1.374.522 jiwa, terdiri atas laki-laki 696.329 jiwa (50,66%) dan perempuan 678.193 jiwa (49,34%), Sedangkan luas wilayah hanya 200,29 km2, maka kepadatan penduduk Kota Depok adalah 6.863 jiwa/km2. Tingkat kepadatan penduduk tersebut tergolong “padat”, apalagi jika dikaitkan dengan penyebaran penduduk yang tidak merata.

Dalam kurun waktu 5 tahun (2000 – 2005) penduduk Kota Depok mengalami peningkatan sebesar 447.993 jiwa. Pada tahun 1999 jumlah penduduk masih dibawah 1 juta jiwa dan pada tahun 2005 telah mencapai 1.374.522 jiwa, sehingga perkembangan rata-rata 4,23 % per tahun. Peningkatan tersebut disebabkan tingginya angka migrasi setiap tahunnya. Pada tahun 2010, diperkirakan jumlah penduduk akan mencapai jumlah 1.610.000 jiwa dan kepadatan penduduk mencapai 7.877 jiwa per km2.

Adapun angka kelahiran penduduk dari tahun 1999 sampai 2004 senantiasa berfluktuasi, demikian juga angka kematian berfluktuasi hampir mendekati pola angka kelahiran. Pada tahun 2004, angka kelahiran sebesar 3.713 jiwa dan angka kematian 1,962 jiwa.

Meningkatnya jumlah penduduk Kota Depok disebabkan tingginya migrasi penduduk ke Kota Depok sebagai akibat pesatnya pengembangan kota yang dapat dilihat dari meningkatnya pengembangan kawasan perumahan. Angka kepergian penduduk Kota Depok tahun 2004 memperlihatkan p**a pola yang berfluktuasi, dimana jumlah penduduk yang datang 11,899 jiwa dan penduduk yang pergi 4.503 jiwa, atau rata-rata jumlah pendatang pertahun mencapai 7,396 jiwa. Berdasarkan perkembangan tersebut diperkirakan jumlah penduduk yang datang ke Kota Depok pada waktu mendatang akan meningkat, seiring dengan semakin banyaknya operasional kegiatan jasa dan niaga yang berkembang pesat.

B. Ikllim

Wilayah Depok termasuk dalam daerah beriklim tropis dengan perbedaan curah hujan yang cukup kecil dan dipengaruhi oleh iklim musim. Secara umum musim kemarau antara bulan April-September dan musim hujan antara bulan Oktober-Maret.

• Temperatur : 24,3o-33 o Celsius
• Kelembaban rata-rata : 25 %
• Penguapan rata-rata : 3,9 mm/th
• Kecepatan angin rata-rata : 14,5 knot
• Penyinaran matahari rata-rata : 49,8 %
• Jumlah curah hujan : 2684 m/th
• Jumlah hari hujan : 222 hari/tahun

oleh karena itu Kota depok sebagai salah satu tujuan investor untuk menanam modal di bidang properti....

BURUAN beli rumah di DEPOK

13/04/2015

Perkembangan Ekonomi Kota Depok
Ditulis oleh: manapar

Perkembangan Kota Depok dari aspek geografis, demografis maupun sumber pendapatan begitu pesat, terutama di bidang administrator pembangunan. Lompatan yang begitu cepat, serta pancaran keberhasilan dalam pembangunan adalah merupakan prestasi bersama, antara pemerintah daerah dan kesadaran masyarakatnya.

Ada beberapa indikator yang dapat dipergunakan sebagai acuan tentang pertumbuhan ekonomi di Kota Depok. Pertama, Indeks daya beli masyarakat Depok semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sisi daya beli terjadi peningkatan indeks daya beli dari 576,76 di tahun 2006 menjadi 586,49 di tahun 2009.

Kedua, capaian Laju Pertumbuhan Ekonomi ( LPE ) Kota Depok pada tahun tahun 2009 : 6,22 persen. Kontribusi paling dominan terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan LPE, dari subsektor perdagangan dan jasa.

Ketiga, terjadi peningkatan dari tahun ke tahun pada peranan sektor tersier, yaitu dari 50,42 persen pada tahun 2006 menjadi 52,77 persen di tahun 2009. Indikasi tersebut menandakan bahwa masyarakat Depok sudah dapat memenuhi kebutuhan sektor primer maupun sekunder.

Laju ekonomi yang meningkat tersebut, telah menjadikan Depok sebagai kota jasa dan perdagangan. Hal itu terlihat secara nyata dengan semakin banyaknya layanan sektor jasa dan perdagangan yang bermunculan di Kota Depok, seperti restauran, Mall, tempat-tempat usaha dan layanan jasa lainnya.

Kesemuanya itu akan berdampak positif pada pemerintahan Kota Depok, yaitu dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dapat menyerap tenaga kerja. Akhirnya, Depok yang sedang menuju kota jasa dan perdagangan tetap harus dibutuhkan pemerintahan daerah yang ditunjang oleh SDM yang berkualitas untuk dapat melayani masyarakatnya, hingga terwujud Kota Depok yang lebih maju dan bermartabat.

25/12/2014

Depok - Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir membuat arus Kali Krukut semakin deras. Akibatnya tanah di tepi Kali Krukut tergerus hingga menyebabkan longsor.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Sabtu (29/11/2014), kini bahkan longsoran semakin melebar dan membuat jalan di sekitar bantaran kali mengalami kerusakan.

Selain itu, sebuah jembatan yang menghubungkan Krukut dengan Tanah Baru terancam ambruk hingga beberapa dinding jalan ikut tergerus.

Agar tak menimbulkan korban jiwa dan kecelakaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memasang lampu peringatan agar kendaraan yang melintas mengurangi kecepatan.

07/12/2014

Kota Depok
Kota di Indonesia
Kota Depok adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak tepat di selatan Jakarta, yakni antara Jakarta-Bogor. Kata Depok sendiri berasal dari kata dalam bahasa Sunda yang berarti pertapaan atau tempat bertapa. Wikipedia
Luas: 200,3 km²
Cuaca: 26 °C, Angin arah Timur Laut dengan kecepatan 8 km/h, Kelembapan 82%
Provinsi: Jawa Barat

25/06/2014

Tips membeli rumah second
Membeli rumah
second
merupakan
salah satu
alternatif untuk
memiliki hunian, tetapi rumah
second pun
punya kelebihan
dan kekurangnnya, salah satu kelebihannya yaitu
harganya yang lebih murah dari pada harus membeli
atau membuat rumah baru, dan kekurangannya
adalah, yang namanya barang second pasti ada
“cacat”nya yang harus di perbaiki dan pasti akan
membuat biaya tambahan lagi untuk renovasi. Simak beberapa tips berikut jika Anda ingin membeli
rumah second :
1. Siapkan dananya.
2. Tentukan target rumah yang ingin Anda beli,
apakah ingin rumah dengan 1 lantai atau 2
lantai.
3. Cari tahu harga pasaran rumah di lingkungan
sekitar, hal ini bertujuan agar anda tidak
“tertipu” saat membeli rumah tersebut.
4. Cek lingkungan sekitar rumah, apakah rawan
kejahatan atau tidak, tetangga nya ramah atau
tidak dsb, karena rumah tersebut akan kita miliki
dan akan jadi tempat tinggal keluarga kita jadi
hal ini tidak boleh dianggap remeh.
5. Jika 4 point di atas sudah ok, baru datangi
pemilik/broker rumahnya. Jika Anda
menggunakan jasa broker, pilihlah broker
terpercaya, untuk menghindari hal yang tidak
diinginkan.
6. Tanyakan usia bangunannya apabila terlalu tua
bukan hal yang tidak mungkin jika Anda akan
mengeluarkan biaya lagi untuk renovasi, cek
juga kondisi rumah secara detail, mulai dari
dinding rumah, lantai, kusen, kondisi
ruangannya, dan jangan lupa cek kondisi airnya.
7. Cek kelengkapan document rumah tersebut.
Periksalah keaslian sertifikat rumah (SHM),
sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bukti
Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan kemudian
lakukan cross check pada semua dokumen
tersebut. Apabila ternyata nama yang tertera disitu tidak sama dengan nama penjual rumah,
tanyakan status hubungannya. Bila ternyata
belum dilakukan proses Balik Nama, mintalah
Akta Jual Beli yang sah atas rumah tersebut.
Setelah mengetahui tips membeli rumah second,
sekarang pilihan tetap ada pada Anda, apakah ingin
membeli rumah second atau membangun/membeli
rumah baru.

20/06/2014

Toll “kepung” Depok

Bagi warga yang tinggal di wilayah Bogor, Depok,
Tangerang, Bekasi (Bodetabek) yang akan ke
Jakarta, kemacetan lalu lintas sudah menjadi
sesuatu yang menjengkelkan. Berangkat pagi
disergap kemacetan. Pulang menjelang tengah
malam pun jalan tetap padat. Jakarta Outer Ring Road II diharapkan jadi solusi. Berita akan dibangunnya jalan tol yang
menghubungkan kawasan Bogor, Depok,
Tangerang, Bekasi, dan Jakarta menjadi berita
menarik. James, warga Villa Inti Persada Pamulang,
Tangerang, misalnya, mengurungkan menjual
rumahnya karena setelah melihat rencana peta Tol
Cinere-Serpong sepanjang 10,14 km, ternyata salah
satu simpang susun akan dibangun di titik Jalan
Cinangka Raya-Jalan RE Martadinata. Dalam benaknya, jika jalan tol rampung dan
beroperasi, aksesnya ke kantor di Jakarta Pusat
akan lebih cepat dan mudah. Selain itu, kehadiran
tol di dekat rumahnya diyakini akan meningkatkan
nilai jual rumahnya dua-tiga kali lipat. Mereka yang bertahun-tahun tinggal di pinggiran
Jakarta dan jalan akses menuju Jakarta selalu
disergap kemacetan pasti sudah lelah dengan
kondisi ini. Kehadiran Jakarta Outer Ring Road (JORR) II atau
Jalan Lingkar Luar Jakarta II memang sudah
ditunggu. Departemen Pekerjaan Umum berencana
membangun proyek JORR II dengan tujuh ruas jalan
tol. Ruas Cinere-Cimanggis-Jagorawi sepanjang 14,7
km, Depok-Antasari (21,7 km), Cinere-Serpong
(10,14 km), Serpong-Tangerang (11,19 km),
Tangerang-Bandara Soekarno-Hatta (55,73 km),
Jagorawi-Cibitung/Tol Jakarta-Cikampek (25,21
km), dan Cikarang-Tanjung Priok (34 km). Tol ini akan menyambung menjadi satu sehingga
memudahkan warga di pinggiran Jakarta untuk
bepergian tanpa melintas dalam kota Jakarta lagi. Dari jadwalnya, proyek JORR II dimulai tahun ini
dengan pembebasan lahan. Pembangunan
konstruksi diharapkan selesai tahun 2009. Jadi, tiga
tahun lagi sejak sekarang, direncanakan jalan
lingkar luar Jakarta ini bakal beroperasi. Gusur ratusan rumah Proyek ini bakal menggusur ratusan rumah di
sejumlah kawasan permukiman. Di Depok
misalnya, sebagian rumah di kawasan elite Raffles
Hills Cibubur pasti tergusur untuk pembangunan
jalan simpang susun ke Tol Jagorawi dan ke
Jakarta. Para pemilik rumah Raffles Hills resah dengan
kabar ini. Ny Rini (30) dan Cherry (32), pramugari
Garuda, warga Blok EE, misalnya, minta
pengembang merelokasi rumahnya. Namun, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il
menegaskan pemilik rumah yang terkena proyek
tol diminta merelakan rumah mereka. Ia
menjanjikan tak ada warga yang dirugikan dalam
pembayaran ganti untung. Ketua RT setempat, Rufus, memperkirakan
sedikitnya 80 rumah di Blok EE bakal tergusur
proyek Tol Cinere-Jagorawi. Bayangkan, jika harga
satu rumah rata-rata Rp 250 juta-Rp 300 juta,
berapa nilai ganti rugi yang harus dikeluarkan
konsorsium investor swasta. Itu baru rumah-rumah di Raffles Hills Cibubur.
Belum lagi rumah di kompleks Harapan Baru
Taman Bunga, Taman Duta, Pelni, lahan kosong di
Pesona Khayangan (utara) dan di kampus
Universitas Indonesia (selatan), serta sebagian
rumah Wismamas Cinere. Jalan Tol Cinere-Jagorawi akan memiliki pintu
masuk-keluar di Cibubur (Raffles Hills), Jalan Raya
Bogor, Jalan Margonda Raya, dan simpang susun
Krukut. Jalan Tol Depok-Antasari menghubungkan
kawasan Bojonggede (Kabupaten Bogor),
Sawangan, Krukut, Gandul (Depok), dan Cilandak
(Jakarta Selatan). Dua jalan tol Depok ini akan
bertemu di daerah Krukut di Kecamatan Limo
(Depok). Jalan Tol Cinere-Jagorawi akan bersambung ke
sebelah barat dengan wilayah Tangerang. Tol
Cinere-Serpong sepanjang 10,14 km akan
menggusur p**a sejumlah rumah di Griya Cinere
dan Wisma Cakra Indah (Depok), Bukit Pamulang
Indah, Serua Permai, Bukit Indah, hingga Bukit Nusa Indah (Tangerang). Tol ini punya dua simpang
susun, Cinangka dan Meruyung. Jalan tol ini bersambung ke barat lagi, Serpong-
Tangerang (11,19 km), melintasi lahan Nusaloka
BSD, Graha Bintaro, Regensi Melati Mas, Alam
Sutera, Pinang, dan Kunciran Mas Permai. Simpang
susun dibangun di Jalan Bhayangkara/Alam
Sutera, Tol BSD-Bintaro, dan Tol Jakarta-Tangerang. Proyek JORR II dilanjutkan dari simpang susun di
Kunciran ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang
(55,73 km). Jika tol ini beroperasi, akses ke
bandara akan makin cepat dan mudah karena tak
perlu lagi masuk ke dalam kota Jakarta. Di sebelah timur, Tol Cinere-Jagorawi akan
bersambung dengan Tol Jagorawi-Cibitung (Tol
Jakarta-Cikampek) sepanjang 25,21 km. Bila tol ini
beroperasi, akses ke pantura Jawa maupun ke
Bandung via Cip**arang pun akan lebih cepat. Di Jakarta, ruas Tol Cikarang-Tanjung Priok (34 km)
lebih banyak untuk kepentingan industri agar
akses ke pelabuhan lebih cepat. Revisi RUTR Untuk mengantisipasi pembangunan tol dan
perkembangan kota, Pemkot Depok melakukan
revisi Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) dan
Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR) kota. “RRTR dijabarkan lagi ke Rencana Tata Bangunan
dan Lingkungan atau Rencana Teknik Ruang Kota,
kemudian dipaparkan lebih rinci ke siteplan, yang
biasanya diberikan ke pengembang. Ini penting
karena jadi acuan bagi siapa saja yang
membangun usaha,” kata Kepala Dinas Tata Kota dan Bangunan Depok Ir Utuh Karang Topanesa,
Selasa (1/8). Depok yang sebelumnya memiliki enam subpusat
pembangunan kota (Margonda, Cinere, Sawangan,
Citayam, Cimanggis, dan Cisalak), bertambah tiga
lagi, yaitu Tapos, Bojongsari, dan Krukut.
“Bojongsari diproyeksikan jadi pusat
perdagangan dan jasa, kawasan pendidikan dan subterminal, mengantisipasi Tol Depok-Antasari,”
kata Kepala Bidang Tata Kota, Dinas Tata Kota dan
Bangunan Depok, Ir D Irwanto. Krukut mengantisipasi kehadiran Tol Cinere-
Jagorawi. Pertemuan dua tol Depok ada di Krukut
sehingga di masa depan, kawasan ini memiliki
masa depan usaha yang baik. “Sementara Tapos
mengantisipasi pembangunan Terminal Jatijajar,”
ucapnya. Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma’il berharap
proses pembebasan lahan untuk pembangunan
dua jalan tol di wilayahnya berjalan baik. “Jika dua jalan tol beroperasi, pertumbuhan
ekonomi Kota Depok akan berkembang pesat, dan
pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan
asli daerah dan menyejahterakan warga kota,”
kata Nur Mahmudi yang akan memimpin Panitia
Pengadaan Tanah Depok. Nilai properti tinggi Kehadiran jalan tol di mana pun diyakini akan
membawa dampak besar bagi dunia properti. “Jalan tol mendorong nilai properti menjadi tinggi.
Biasanya pengembang yang cerdas akan melihat
peluang emas ini. Informasi yang disampaikan
Kompas soal jalan tol akan dicari banyak pihak,”
kata Ketua Real Estat Indonesia (REI) Kompartemen
Prasarana Kota Ir Dhony Rahajoe. Dalam teori properti, lokasi menjadi acuan utama.
“Yang hitam akan jadi putih, yang putih akan jadi
warna-warni,” kata Dhony. Ia memberi contoh,
ketika Tol TB Simatupang beroperasi, daerah
selatan jadi pilihan. Gedung perkantoran,
apartemen, dan tempat usaha bermunculan. Contoh lain, ketika Jalan Tol BSD-Bintaro-Pondok
Indah menyambung ke Tol TB Simatupang, nilai jual
rumah di BSD dan Bintaro, bahkan rumah di
sekitarnya melonjak dua hingga tiga kali lipat.
“Pertumbuhan ekonomi dan tingkat hunian di BSD
meningkat tajam,” ujarnya. Namun, ia berharap RUTR kota dan kabupaten
dapat menjadi acuan pengembang sehingga tidak
perlu ada penggusuran rumah di kawasan hunian
yang sudah jadi seperti Raffles Hills. Jalan tol boleh saja direncanakan, tetapi yang
harus diingat, pemkot atau pemkab jangan lupa
membangun infrastruktur pendukung. Kalau
masuk atau keluar tol tetap macet, berarti ada
yang salah dalam perencanaan. Kita tunggu realisasi JORR II ini! Jangan sampai jadi
pelesetan jalan ora rampung-rampung jilid kedua!

contoh disegn untuk rumah murah di depok..atau anda punya design sendiri..kami akan buatkan dengan pembayaran cash ataup...
18/06/2014

contoh disegn untuk rumah murah di depok..atau anda punya design sendiri..kami akan buatkan dengan pembayaran cash ataupun kredit..

17/06/2014

JAKARTA - Kota-kota ini dianggap memiliki harga tanah yang termasuk tinggi di banding kota-kota
lainnya di Indonesia. Selain kota Jakarta, yang
merupakan kota dengan harga properti mahal di
Indonesia, ada beberapa kota lainnya yang harga
tanahnya diam-diam menyusul Jakarta. Dikutip dari survei yang dibuat situs perumahan
online Lamudi, Selasa (17/6/2014) harga tanah di Ibu
kota tercatat sudah menembus angka Rp24,6 juta per
meter per segi dengan fluktuasi 13 persen. Lamudi
melakukan survei terhadap properti mewah di
beberapa kota di Indonesia. Kota mana sajakah yang harga tanahnya termasuk mahal? Berikut daftarnya. Di posisi kedua setelah Jakarta ada kota Surabaya.
Tak beda jauh dengan Jakarta, harga tanah per meter
per segi di Surabaya sudah mencapai Rp21 juta
dengan fluktuasi 8 persen. Disusul oleh Manado
dengan Rp16 juta per meter per seginya. Di posisi keempat ada kota Tangerang. Wilayah
suburban Ibu Kota ini, harga tanah per meternya
sudah mencapai Rp15,9 juta dengan fluktuasi 10
persen. Dip osisi kelima ada Depok. Tak beda jauh
dengan Tangerang, harga tanah di kota ini mencapai
Rp15,2 juta per meter per seginya. Untuk tingkat fluktuasinya yakni 8 persen. Sementara di posisi keenam ada Semarang. Harga
tanah di kota ini sudah mencapai Rp14,8 juta dengan
fluktuasi 15 persen. Tak beda jauh, ada Bekasi. Harga
tanahnya sudah mencapai Rp14,2 juta. Kota yang
dijuluki kota satelit ini harga tanahnya tembus Rp14
juta per meter per seginya, dengan fluktuasi 8 persen. Bergeser ke p**au Kalimantan, ada Balikpapan di
posisi kedelapan. Harga tanah di kota ini sudah
mencapai Rp11 juta dengan fluktuasi 18 persen.
Disusul Bogor dengan selisih harga tak begitu jauh,
yakni Rp11 juta dengan fluktuasi 19 persen. Kembali ke p**au Kalimantan, ada Samarinda dengan
harga tanahnya yang tembus ke angka Rp10.3 juta
per meter per seginya. Tingkat fluktuasinya
mencapai tujuh persen. Di
susul oleh Kendari yang harga tanahnya mencapai
Rp9,3 juta, dengan fluktuasi empat persen. Dan terakhir, di tutup oleh Medan dengan harga tanah
Rp7,9 juta per meter per seginya, dengan fluktuasi 9
persen.

16/06/2014

DEPOK, KOMPAS.com — Perkembangan Depok terkini adalah pembangunan sektor properti yang
terjadi secara sporadis, tidak terencana dengan
matang dan nirpedoman baku (guideline). Banyak titik
tertentu yang seharusnya merupakan daerah
resapan, disulap menjadi kawasan permukiman dan
komersial. "Depok tidak pintar memanfaatkan potensinya. Tidak
ada grand design yang menjadi penuntun arah
perkembangan kota ke depan. Saat ini, pembangunan
berjalan sporadis apa adanya, mengikuti dinamika
dan mekanisme pasar," kata Staf Pengajar Tata Ruang
Departemen Geografi, F-MIPA, Universitas Indonesia, Tarsoen Wiryono kepada Kompas.com, Jumat
(13/9/2013). Maraknya pembangunan town house dan
perumahan-perumahan dalam konsep cluster
berukuran kecil, ujar Tarsoen, mulai dikhawatirkan
menciptakan masalah baru. Kehadirannya
menggerus area-area hijau tempat akumulasi air
berada. Namun demikian, Tarsoen tak menampik bahwa
Depok telah lama menjadi kawasan permukiman.
"Selama keberadaan sarana permukiman tersebut
tidak melanggar aturan dan ketentuan yang
tercantum dalam Undang-Undang No. 26 tahun 2007
tentang Penataan Ruang, maka tidak masalah. Apalagi melengkapinya dengan Instalasi Pengolahan
Air Limbah (IPAL), produksi air bersih sendiri, dan 30
persen ruang terbuka hijau," imbuh Tarsoen. Ia menyarankan Pemerintah Kota Depok agar
secepatnya membuat grand design untuk kawasan-
kawasan perkembangan baru yang berpotensi
meningkatkan daya ekonomi sehingga tercipta
sentra-sentra atau basis ekonomi baru. Dengan
begitu, pusat aktivitas bisnis sebagai sentra kemacetan yang selama ini teraglomerasi di Jalan
Raya Margonda dapat tersebar merata. Menurut Tarsoen, kawasan perkembangan baru
tersebut berorientasi ke arah Selatan, terutama
Sawangan. Kawasan ini terkoneksi dengan Parung
dan Leuwiliang (Bogor) serta Serpong (Tangerang
Selatan) dengan keunggulan masing-masing yang
bisa dijalin secara sinergis. Aksesibilitasnya pun mudah dan memadai. Ketiganya terkoneksi dengan
jalan utama dan lingkungan dengan kualitas baik. "Sawangan berpotensi menjadi kawasan terbuka,
yang menghubungkan Depok kota dengan ketiga
kawasan tersebut. Betapa prospek ke depannya akan
sangat cerah sekaligus dapat mengurangi beban kota
yang terpusat di Jalan Raya Margonda. Lahan kosong
nonproduktif masih tersedia luas dan bisa dimanfaatkan sebagai permukiman sekaligus
komersial," tandasnya. Jika Depok mampu memanfaatkan peluang tersebut,
maka Sawangan akan tampil sebagai kekuatan
ekonomi baru. Harga lahannya masih relatif lebih
murah yakni sekitar Rp 750.000 hingga Rp 2,5 juta per
meter persegi.

Kami menyediakan rumah murah di depok dengan type dan disegn sesuai keinginan anda..

Jadi jangan tunggu lagi ..

Pesan sekarang juga ..

Di azis properti ..

RANGGA SUDRAJAT 083819093619

13/06/2014

Address

Pramuka
Depok
16433

Telephone

+6282257104949

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RUMAH MURAH DI DEPOK posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to RUMAH MURAH DI DEPOK:

Share