Indikator Politik Indonesia

Indikator Politik Indonesia INDIKATOR didirikan atas dasar bahwa demokrasi di Indonesia akan semakin terkonsolidasi dan berfungsi secara efektif jika... http://bit.ly/1cvwt5D

INDIKATOR ini didirikan atas dasar bahwa demokrasi di Indonesia akan semakin terkonsolidasi dan berfungsi secara efektif jika proses pengambilan kebijakan publik bersifat responsif dan aspiratif terhadap kehendak dan pendapat masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi yang sungguh-sungguh terhadap kebijakan publik apa yang dimaui rakyat dan siapa (pejabat publik) yang diinginkan rakyat

untuk menjalankan kebijakan itu. Aspirasi dan preferensi rakyat terhadap pejabat publik yang layak dipilih sangat menentukan arah kebijakan apa yang akan diambil. Untuk itu, diperlukan suatu mekanisme sistematik yang bisa dipercaya mampu mendekatkan jarak antara kebijakan yang diambil pejabat/pemerintah/legislatif dengan aspirasi dan preferensi masyarakat. Semakin jauh diskrepansi antara keduanya, maka semakin kecil peluang pejabat publik tadi memperoleh simpati rakyat dan kemudian semakin kecil pula peluang untuk dipilih kembali dalam pemilu berikutnya. Mekanisme yang diyakini mampu mendeteksi opini, preferensi dan aspirasi publik adalah jajak pendapat atau survei. Melalui survei, pendapat dan persepsi publik akan diracik dari sejumlah orang yang menjadi sampel untuk merepresentasikan populasi. Melalui teknik ilmiah survei yang didasarkan pada metode statistik modern ini sampel yang diambil tadi bisa mencerminkan opini seluruh masyarakat. Dengan demikian, survei yang dilakukan dengan memakai prinsip metodologi yang sahih dipastikan dapat menggali opini dan preferensi publik dengan akurasi yang bisa diandalkan dan biaya yang dapat ditekan. Aspek efisiensi dana ini penting karena jika kita menggelar pemilu dan referendum setiap saat kita memerlukan opini mereka, tak terbayangkan berapa anggaran dana yang dibutuhkan. Melalui survei yang ketat mengikuti teknik penarikan random sampling, maka kita tak perlu bertanya pada semua anggota populasi, sehingga lebih efektif dan efisien. Dengan cara itu survei opini publik yang kredibel, maka pembuat kebijakan tak perlu menunggu pemilu 5 tahun lagi atau referendum untuk mengetahui pendapat publik mengenai persoalan-persoalan yang penting berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Opini publik dan perilaku sosial politik warga yang berkaitan dengan politik elektoral bisa diperoleh dalam waktu yang singkat sebagai referensi pihak yang berkepentingan. Survei opini publik menjadi pilar penting demokrasi setelah lembaga legislatif, eksekutif, yudikatif dan pers.

Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator, Prof. Burhanuddin Muhtadi, Ph.D., bersama Seth Soderborg, Ph.D (Peneliti Ind...
17/04/2026

Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator, Prof. Burhanuddin Muhtadi, Ph.D., bersama Seth Soderborg, Ph.D (Peneliti Indikator) menulis laporan temuan survei perihal isu-isu kelautan, selengkapnya dapat unduh disini:
https://indikator.co.id/hasil-survei-isu-isu-kelautan/

Simak selengkapnyaRilis Temuan Survei INDIKATORTentang “Evaluasi Publik terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 202...
07/04/2026

Simak selengkapnya
Rilis Temuan Survei INDIKATOR

Tentang “Evaluasi Publik terhadap Penyelenggaraan Mudik Lebaran Tahun 2026"

Bersama:
1. Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D. (Founder dan Peneliti Utama INDIKATOR)
2. Hendro Prasetyo, Ph.D. (Peneliti Utama Indikator)
3. Dr. Rizka Halida (Peneliti Utama Indikator)

Di Kanal Youtube Indikator Politik Indonesia:
https://youtube.com/

Selasa, 7 April 2026, Jam 15.30 WIB.

Info lebih lanjut: Gadis 0813-8630-8281 atau Mila 0815-2280-8877

Rilis Survei Nasional dan Diskusi Publik"Legitimasi Publik atas Perang Amerika-Israel dan Iran"Pembicara:• Prof. Burhanu...
31/03/2026

Rilis Survei Nasional dan Diskusi Publik

"Legitimasi Publik atas Perang Amerika-Israel dan Iran"

Pembicara:

• Prof. Burhanuddin Muhtadi, Ph.D. (Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia)
• Djayadi Hanan, Ph.D. (Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI)
• Deni Irvani, M.Si. (Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)
• Pdt. Dr. (HC) Jacklevyn Frits Manuputty, M. Th. (Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI)
• Dra. Jaleswari Pramodhawardani, M.Hum (Kepala LAB 46)
• Luthfi Assyaukanie, Ph.D. (Dosen Senior Universitas Paramadina)
• Ulta Levenia Nababan, M.A. (Tenaga Ahli Utama Kantor Staff Presiden)
• Zezen Zaenal Muttaqin, S.J.D. (Dosen Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII)

Moderator:
Prof. Saiful Mujani, Ph.D. (Dosen Ilmu Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta)

Waktu: Kamis, 2 April 2026 Pukul 10:00 WIB

Tempat: Hotel Sari Pacific, Ruang Nusantara Ballroom, Lantai M. Jl. M.H. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat

Penyelenggara: Lembaga Survei Indonesia (LSI), Indikator Politik Indonesia (IPI), Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)

Narahubung/kontak:
LSI: Eka Novita Nugraheni (+62 822-1010-8014)
Indikator: Gadis Gustika Yanurita (+62 815-2280-8877 / +62 813-8630-8281)
SMRC: Irwan Amrizal (+62 818-0725-2492)

Registrasi: https://forms.gle/WdMym482sZU5CzkY7

Burhanuddin Muhtadi
Burhanuddin Muhtadi Dua

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.Mohon maaf lahir dan batin.Selamat merayakan bersama keluarga.
19/03/2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H.
Mohon maaf lahir dan batin.
Selamat merayakan bersama keluarga.

Undangan Menghadiri: Paparan Temuan Survei Tatap Muka INDIKATOR “Raport Tahun Pertama Gubernur Sherly: Kebijakan Publik ...
02/03/2026

Undangan Menghadiri: Paparan Temuan Survei Tatap Muka INDIKATOR “Raport Tahun Pertama Gubernur Sherly: Kebijakan Publik Pemerintahan Provinsi Maluku Utara di Mata Warga"

Bersama:
1. Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D. (Founder dan Peneliti Utama INDIKATOR)
2. Hendro Prasetyo, Ph.D. (Peneliti Utama Indikator)
3. Dr. Rizka Halida (Peneliti Utama Indikator)

Hari. : Rabu
Tanggal : 4 Maret 2026
Pukul. : 13.00 - 15.00 WIB

Rilis dilakukan secara online via zoom melalui link berikut:

Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/85247926336?pwd=8uj3HbCqh9g15lnDbnLq638shF1OmH.1

Meeting ID: 852 4792 6336
Passcode: 496791

Rilis juga akan disiarkan langsung melalui Kanal Youtube Indikator Politik Indonesia.

Narahubung :
Gadis dan Mila : 0813-8630-8281 / 0815-2280-8877

Artikel founder Indikator Prof.  yg dimuat di jurnal Q1 Journal of Current Southeast Asian Affairs berjudul "Collective ...
17/02/2026

Artikel founder Indikator Prof. yg dimuat di jurnal Q1 Journal of Current Southeast Asian Affairs berjudul "Collective Memory, Democratic Ambivalence, and Authoritarian Notions of Democracy: Explaining the Rise of Prabowo Subianto" masuk artikel paling banyak dibaca di jurnal ini dan mulai banyak disitasi oleh para sarjana dari dalam dan luar negeri.

Unduh artikelnya gratis di https://journals.sagepub.com/doi/full/10.1177/18681034251337763?_gl=1*1m8cxuw*_up*MQ..*_ga*MjAwNzg3MDE1NC4xNzcxMzMzMzYx*_ga_60R758KFDG*czE3NzEzMzMzNjEkbzEkZzEkdDE3NzEzMzMzODIkajM5JGwwJGgxMzU2MTQ1ODA.

Rilis Temuan Survei Tatap Muka INDIKATOR: “Setahun KDM dan Evaluasi Publik atas Kinerja Pemprov Jawa Barat"Bersama:1. Pr...
14/02/2026

Rilis Temuan Survei Tatap Muka INDIKATOR: “Setahun KDM dan Evaluasi Publik atas Kinerja Pemprov Jawa Barat"

Bersama:
1. Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D. (Founder dan Peneliti Utama INDIKATOR)
2. Firman Manan, S.IP., M.A(Dosen Departemen Ilmu Politik - Universitas Pajajaran)
3. Djayadi Hanan, Ph.D (Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia/Ketua Umum PERSEPI Periode 2025-2029)

Moderator
Dr. Rizka Halida
(Peneliti Utama Indikator)

Hari. : Senin
Tanggal : 16 Februari 2026
Pukul. : 14.00 - 16.00 WIB
Tempat. : El Hotel Bandung - ruangan Ayodya BCD Lantai 1
https://share.google/UhA8kGZwp3EI3VXAw

Rilis dilakukan secara offline
Konfirmasi kehadiran
https://forms.gle/gHGmJcw9n6aE6czA9

Narahubung :
Gadis dan Mila : 0813-8630-8281 / 0815-2280-8877

Undangan Liputan dan Mengikuti Pemaparan Rilis Temuan Survei Nasional: Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kep...
07/02/2026

Undangan Liputan dan Mengikuti Pemaparan Rilis Temuan Survei Nasional: Persepsi Publik terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayan Warga terhadap Lembaga-lembaga Negara

Bersama :
1. Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D (Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia) Burhanuddin Muhtadi Dua
2. Prof. Dr. Suparji Ahmad, S.H., M.H. (Ketua Senat Akademik Universitas Al-Azhar Indonesia)
3. Kiki Iswara Darmayana (CEO Rakyat Merdeka Group)
4. Retno Pinasti (Pemimpin Redaksi SCTV-Indosiar)
5. Primus Dorimulu (CEO Investortrust.id)

Moderator :
Dr. Rizka Halida .halida
(Peneliti Utama INDIKATOR)

Hari : Minggu
Tanggal : 8 Februari 2026
Pukul : 14.00 - 16.00 WIB

Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/87607460401?pwd=SciRN4QHyD8MHkDIXCefzbEOaqMuba.1

Meeting ID: 876 0746 0401
Passcode: 762023

Ditayangkan LIVE :
YouTube : Indikator Politik Indonesia
Twitter :

Contact Person
Gadis : 0813-8630-8281

06/02/2026

Benarkah hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo akan tetap mesra hingga 2029? Pengamat Politik Burhanuddin Muhtadi memberikan analisa mengejutkan tentang potensi "Pecah Kongsi" antara dua kekuatan besar ini.

Burhanuddin menyoroti satu kursi Cawapres pendamping Prabowo di 2029 yang menjadi rebutan banyak pihak. Jika Prabowo memutuskan untuk tidak lagi menggandeng Gibran Rakabuming Raka karena alasan strategi politik, Jokowi dinilai memiliki alasan kuat untuk menarik dukungannya dan mencari "perahu" lain untuk melawan Prabowo.

"Kalau ekspektasi Prabowo-Gibran tidak terjadi, jangan salahkan kalau Jokowi cari opsi lain," ungkap Burhanuddin menirukan logika politik yang mungkin terjadi. Simak analisa lengkap skenario panas 2029 ini.

Menurut kalian, apakah Pak Prabowo akan tetap setia menggandeng Gibran di 2029? Atau bakal ganti pasangan?

Burhanuddin Muhtadi Dua

Address

Jalan Cisadane No. 8
Jakarta Pusat
10330

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indikator Politik Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Indikator Politik Indonesia:

Share