inap.co.id

inap.co.id Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from inap.co.id, Hotel, Jakarta.

Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438H....🙏
22/06/2017

Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438H....🙏

20/06/2017

Kalau jalan-jalan ke Singapura, sih, kita tidak perlu khawatir soal makanan. Citarasanya tak jauh dengan hidangan kita sehari-hari, malah, sepertinya banyak juga hidangan kita yang mengadaptasi makanan dari sana. Hidangan di Singapura, lebih mirip dengan makanan-makanan yang bakal kita temui ketika…

10/06/2017

  Jalan-jalan memang membuat pikiran kembali segar dan menyenangkan hati. Tapi, saking senangnya, seringkali kita lupa untuk beristirahat. Waktu liburan yang terbatas juga menjadi alasan mengapa kita memaksakan tubuh untuk mengunjungi tempat wisata yang kita inginkan dan melakukan kegiatan yang diim...

06/06/2017

Coba sebutkan, makanan yang tidak luput kita cicipi ketika jalan-jalan? Es krim, adalah salah satunya. Terutama, jika kita berwisata di tempat yang panas. Kita rela mengantre demi mencicipi es krim meski antreannya panjang dan harganya mahal, betul? Es krim bahkan akan difoto lebih banyak daripada w...

05/06/2017

Bagi Travelers yang menyukai kopi, sudah berpetualang ke mana saja, nih, untuk mencicipi nikmatnya kopi asli Indonesia? Betul, kopi dari kedai ternama belum tentu senikmat kopi negeri sendiri. Bahkan, mereka pun turut menggunakan kopi kita sebagai bahan bakunya. Coba, deh, beberapa kopi asli Indones...

30/05/2017

Namanya juga sedang berada di tempat yang asing, wajar saja jika kita tidak mengetahui bagaimana kesehariannya. Walaupun terkadang terasa tidak masuk akal, tetap saja akan ada pikiran bahwa, ‘oh, mungkin memang seperti ini keadaannya’. Apalagi di dalam suasana liburan dan bersenang-senang, maka bias...

Mesjid Unik Di Afrika. (Masjid Agung Djenne)Jika sebagian besar bangunan masjid dibangun dari batu bata dan lapisan seme...
29/05/2017

Mesjid Unik Di Afrika. (Masjid Agung Djenne)

Jika sebagian besar bangunan masjid dibangun dari batu bata dan lapisan semen bahkan beton, lain halnya dengan Masjid Agung Djenne yang berada di kota Djenne, Mali ini.

Masjid yang memiliki tiga menara setinggi 11 meter ini, ternyata terbuat dari lumpur. Meski demikian, konstruksi bangunan masjid nan megah tersebut, sudah bertahan sejak terakhir direnovasi total pada tahun 1906 silam.

Dikutip dari website Masjid Agung Djenne, masjid ini pernah dihancurkan pada tahun 1818 oleh Suku Fulani yang menilai bahwa bangunan masjid ini terlalu megah. Nyaris setengah konstruksi masjid hancur. Sementara separuhnya masih bertahan hingga sekarang.

Kemudian, masjid yang berciri khas arsitektur Sudah Sahelian ini direnovasi total pada tahun 1906.

Renovasi tersebut membutuhkan waktu hingga tiga tahun. Namun hasilnya sangat memuaskan. Masjid berdiri kokoh nan megah dengan ciri khas arsitektur yang masih dipertahankan.

Maka wajar saja jika kemudian UNESCO memasukan masjid yang berdiri diatas lahan seluas 75 x 75 meter ini sebagai salah satu situs warisan dunia.

Adapun dinding bangunan masjid ini terbuat dari batu lumpur yang dilapisi tanah liat.

Ketebalan dindingnya bervariasi tergantung pada ketinggian dinding, namun pada umumnya mencapai 40 cm hingga 60 cm sehingga cukup kokoh untuk menahan struktur bangunan.

Sementara untuk meminimalisir dampak kerusakan akibat perubahan suhu dan lingkungan, bagian dinding juga diperkuat dengan kayu dari pohon kelapa. demikian halnya dengan bagian atap, diperkuat dengan 90 pilar kayu.

Sementara untuk menandai arah kiblat, dibangun tiga menara setinggi 11 meter.

Menara ini memiliki tangga spiral untuk mencapai puncaknya. Di dalam masjid, terdapat beberapa ruangan berukuran besar yang dipisahkan oleh sekat dinding. Dengan ruangan terbesar, digunakan untuk tempat berdoa.

Masjid ini memang terbukti memiliki struktur yang kokoh, akan tetapi karena sifat bahan bangunannya yang rapuh, maka penduduk setempat pun harus cukup tekun merawatnya. Apalagi setelah diguyur hujan.

Perawatan masjid ini dikemas melalui sebuah festival yang digelar tahunan setelah musim hujan.

Para penduduk akan berkumpul di masjid untuk mendengarkan musik dan menyantap aneka makanan. Namun prosesi paling utama yakni bergotong royong untuk memperbaiki bangunan masjid.

Semuanya ikut serta, bahkan anak-anak ikut membantu dengan mencampur tanah liat yang digunakan untuk melapisi bagian dinding.

Para laki-laki memiliki tugas memeriksa dinding-dinding yang retak. Sementara para wanita mempersiapkan makanan untuk mereka yang tengah bekerja.

Dengan tradisi tersebut, masyarakat setempat menggap bahwa masjid ini tak hanya sebagai tempat ibadah namun juga media mempersatukan warga masyarakat dalam ikatan yang kuat semisal dalam festival yang digelar tahunan.

23/05/2017

Yuk, menikmati salah satu pantai yang terindah di dunia, Maldives. Atau yang juga kita kenal dengan sebutan Maladewa. Terletak di sebelah selatan barat daya India, Maladewa hidup dari sektor pariwisata dan perikanannya. Sekitar 700.000 pengunjung berwisata ke sini setiap tahunnya. Pengin jalan-jalan...

Address

Jakarta
10730

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when inap.co.id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category