13/07/2025
"Meow dari Andromeda"
Pada malam gerhana penuh, seorang budak lelaki bernama Ilham terdengar bunyi aneh di belakang rumahnya di kampung. Dia keluar mengintai, hanya untuk menemui seekor anak kucing putih gebu, bermata hijau terang yang hampir bercahaya dalam gelap.
Dia menamakan kucing itu "Luma".
Luma tak seperti kucing biasa. Dia tak makan ikan, tapi s**a duduk depan laptop dan... menekan kekunci seperti tahu guna komputer. Setiap malam, dia menatap langit seolah-olah rindukan sesuatu.
Satu malam, Ilham cuba mengikat reben pada leher Luma. Tiba-tiba, mata Luma bertukar ungu neon. Ilham terkejut, tapi Luma hanya menjilat tangannya dengan manja — seolah cuba memadamkan rasa takutnya.
Ilham semakin pelik apabila Luma mula menyusun barang-barang seperti membuat bentuk bintang di lantai — tepat seperti konstelasi Andromeda yang pernah Ilham baca dalam buku astronomi arwah ayahnya.
Beberapa minggu kemudian, satu hari kilat sabung-menyabung dan seluruh kampung bergelap.
Dalam kegelapan, Ilham terlihat Luma berdiri tegak — bukan macam kucing biasa — dan bercakap dalam suara halus dan tenang:
> "Aku datang bukan untuk menjajah. Aku datang sebab bumi ini… tempat paling selamat untuk melarikan diri dari perang galaksi."
> "Kenapa jadi kucing?" Ilham tanya, walau gemetar.
> "Sebab… manusia sayang kucing. Manusia akan lindungi kami. Dan paling penting, kasih sayang tu... ubat paling kuat untuk kami yang dah lama kehilangan rumah."
Luma kembali menjadi kucing biasa dan tidur di pangkuan Ilham malam itu. Tapi sejak hari itu, Ilham tahu dia sedang jaga makhluk dari bintang.
Dan mungkin... bukan dia seorang saja yang sedang jaga seekor.
---